Komitmen pada Pelayanan Prima, Indikator Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tunjukkan Tren Positif

- Editorial Team

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP | timeskota.com – Komitmen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas terus dibuktikan melalui peningkatan capaian indikator mutu rumah sakit. Berdasarkan hasil evaluasi Semester I Tahun 2026, mayoritas indikator pelayanan menunjukkan tren positif, mencerminkan keberhasilan rumah sakit dalam menjaga standar pelayanan, keselamatan pasien, serta kepuasan masyarakat.

Publikasi indikator mutu yang mencakup Triwulan I dan Triwulan II Tahun 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya transparansi rumah sakit kepada masyarakat sekaligus tolok ukur keberhasilan dalam meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Pada periode April hingga Juni 2026 (Triwulan II), tingkat kepatuhan penerapan Clinical Pathway mencapai 93,28 persen. Sementara itu, upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh di ruang rawat inap berhasil mencatat tingkat pemenuhan sebesar 95,14 persen.

Di bidang pelayanan publik, kecepatan penanganan pengaduan masyarakat juga menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan tingkat respons mencapai 89,76 persen. Capaian tersebut mencerminkan keseriusan rumah sakit dalam menerima, menindaklanjuti, serta menjadikan setiap keluhan dan masukan pasien sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Baca Juga:  Seorang Pemuda Diduga Melompat dari Jembatan Pelabuhan Dungkek, Pencarian Masih Berlangsung

Indikator mutu prioritas rumah sakit juga menunjukkan performa yang baik. Tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) berada pada angka 76,85 persen, sedangkan rata-rata lama perawatan pasien (Average Length of Stay/ALOS) tercatat 5,32 hari. Pada pelayanan farmasi, rata-rata waktu penyediaan obat racikan mencapai 18,45 menit, sementara obat nonracikan 26,32 menit. Ketepatan jadwal tindakan operasi juga tercatat sebesar 92,67 persen.

Capaian positif tersebut melanjutkan hasil evaluasi Triwulan I Tahun 2026. Pada periode Januari hingga Maret, pemenuhan penggunaan Formularium Nasional mencapai 95,28 persen, pelaporan hasil pemeriksaan laboratorium kritis sebesar 93,62 persen, serta pemenuhan jam visite dokter spesialis mencapai 87,45 persen.

Selain itu, penyampaian edukasi kepada pasien tercatat sebesar 90,17 persen, sedangkan kepatuhan penerapan kebersihan tangan mencapai 96,34 persen. Pada layanan laboratorium, ketepatan waktu pelaporan hasil pemeriksaan berada di angka 92,58 persen, sementara persentase spesimen yang ditolak hanya 1,42 persen.

Baca Juga:  AWDI Bongkar Tanda Tanya Mutasi Idham Halil: Dari Perdagangan ke Kursi Strategis RSUD

Kinerja tersebut juga menjadi kelanjutan tren peningkatan mutu pelayanan sejak tahun sebelumnya. Pada Triwulan IV Tahun 2025, pemenuhan persyaratan pasien mencapai 95,96 persen, kelengkapan pengisian rekam medis sebesar 92,14 persen, serta mutu pelayanan farmasi berada di angka 84,67 persen.

Sementara pada Triwulan III Tahun 2025, kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) tercatat sebesar 98,61 persen, kepatuhan pasien mencapai 96,79 persen, dan tingkat kepuasan pasien berada pada angka 89,35 persen.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, mengatakan bahwa indikator mutu merupakan instrumen penting dalam mengukur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit secara berkesinambungan.

“Melalui pemantauan indikator mutu rumah sakit, kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, serta kepuasan masyarakat,” ujar dr. Erliyati, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, setiap indikator yang dipublikasikan tidak sekadar menunjukkan capaian angka, melainkan menjadi cerminan komitmen seluruh tenaga kesehatan dan jajaran rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Baca Juga:  Hima Persis DKI Jakarta: Dukung Polda Metro Jaya Usut Korupsi Tanpa Pandang Bulu

“Bagi kami, setiap langkah menuju mutu yang lebih baik merupakan wujud komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Bersama, kita bangun budaya mutu demi pelayanan yang semakin berkualitas,” tegasnya.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap indikator mutu akan terus dilakukan secara rutin agar setiap unit pelayanan mampu melakukan pembenahan dan inovasi secara berkesinambungan.

Publikasi capaian indikator mutu ini bukan sekadar penyampaian data, melainkan bentuk nyata komitmen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam membangun budaya pelayanan yang unggul, transparan, dan akuntabel. Melalui evaluasi yang dilakukan secara konsisten, rumah sakit terus mendorong inovasi dan perbaikan di setiap lini pelayanan agar mampu menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, aman, profesional, serta berorientasi pada keselamatan dan kepuasan masyarakat.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AWDI Bongkar Tanda Tanya Mutasi Idham Halil: Dari Perdagangan ke Kursi Strategis RSUD
MKKS SMP Negeri Kabupaten Sumenep Matangkan Workshop Perencanaan Berbasis Data
Pemuda Desa Sendir Turun Tangan, Sejumlah Persoalan Desa Dibongkar di Kecamatan
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Bawa Sejumlah Persoalan ke Meja Camat Lenteng
Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo Agung
Wali Siswa Tanggapi Penjelasan SPPG Pordepor, Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Menu MBG
Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG Pordepor Disorot, Kepala Dapur dan Mitra Diminta Terbuka
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Assadad Ambunten, Sinergi Polri dan Ulama Diperkuat

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 06:15 WIB

AWDI Bongkar Tanda Tanya Mutasi Idham Halil: Dari Perdagangan ke Kursi Strategis RSUD

Selasa, 15 September 2026 - 12:44 WIB

MKKS SMP Negeri Kabupaten Sumenep Matangkan Workshop Perencanaan Berbasis Data

Jumat, 4 September 2026 - 10:50 WIB

Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Bawa Sejumlah Persoalan ke Meja Camat Lenteng

Jumat, 4 September 2026 - 09:04 WIB

Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo Agung

Selasa, 1 September 2026 - 20:40 WIB

Wali Siswa Tanggapi Penjelasan SPPG Pordepor, Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Menu MBG

Berita Terbaru

Opini

Tiga Dosa Kepala OPD Sumenep dalam Pengentasan Kemiskinan

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:34 WIB

Opini

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 18:02 WIB