Hari Bidan Internasional 2026, Direktur RSUDMA: Bidan Garda Terdepan Penyelamat Ibu dan Bayi

- Editorial Team

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Timeskota.com, Peringatan Hari Bidan Internasional 2026 menjadi momentum penting untuk mengapresiasi dedikasi para bidan yang selama ini berada di garis terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Di tengah tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang, peran bidan dinilai semakin vital dalam menjaga keselamatan ibu hamil, proses persalinan, hingga tumbuh kembang bayi.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa profesi bidan memegang peranan strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi di berbagai fase kehidupan.

Menurutnya, bidan memiliki tanggung jawab yang sangat vital, mulai dari masa kehamilan, proses persalinan, hingga masa nifas. Peran tersebut menjadikan bidan sebagai ujung tombak dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan 2026, Kapolres Sumenep Tanam Jagung Bersama Bhayangkari

Ia menyampaikan, peringatan Hari Bidan Internasional 2026 harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat kembali komitmen terhadap pentingnya peran bidan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya posisi bidan dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi, sekaligus mendorong peningkatan layanan kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Erliyati menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam peringatan tahun ini mencerminkan kebutuhan global terhadap ketersediaan tenaga bidan yang kompeten dan berkualitas.

Kebutuhan tersebut dinilai semakin mendesak seiring dengan kompleksitas tantangan di sektor pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Baca Juga:  Dugaan Skandal Oknum Ketua Komisi II, BK DPRD Pamekasan Terima Laporan dan Bukti

Ia menambahkan, tugas bidan tidak hanya terbatas pada aspek medis semata. Lebih dari itu, bidan juga berperan dalam memberikan pendampingan, edukasi, hingga dukungan psikologis bagi ibu hamil dan keluarganya.

“Peran multidimensi tersebut sangat membantu dalam menciptakan layanan kesehatan yang lebih komprehensif dan humanis,” ungkapnya.

Erliyati juga menyoroti bahwa dedikasi, ketulusan, dan profesionalisme para bidan menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Ia mengaku sangat mengapresiasi kontribusi para bidan, termasuk mereka yang menjalankan tugas di wilayah terpencil dan kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, pengabdian mereka menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Baca Juga:  Nelayan Hilang di Perairan Sapeken Ditemukan Meninggal, Polsek Pastikan Proses Evakuasi Berjalan Lancar

Momentum Hari Bidan Internasional ini diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi seluruh bidan untuk terus berinovasi, menginspirasi, serta memberikan pelayanan terbaik.

Bidan, lanjutnya, merupakan sosok yang selalu hadir dalam setiap fase penting kehidupan manusia, mulai dari proses kehamilan, persalinan, hingga pendampingan tumbuh kembang anak.

Di akhir pernyataannya, Erliyati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan atas dedikasi yang telah diberikan.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh bidan yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan hati demi pelayanan terbaik bagi ibu, bayi, dan keluarga,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027
Jembatan Jalan Raya Matanair Diperbaiki, Kendaraan Kesangkut di Jalur Matanair–Torbang

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru