Ketua Badko HMI Sumut Mengaku Terima Pesan Ancaman Usai diskusi Kasus Andri Yunus

- Editorial Team

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan —  timeskota.com Gelombang intimidasi diduga menyasar Ketua Umum Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butar Butar, setelah dirinya mengangkat kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andri Yunus, dalam sebuah forum diskusi. Teror itu memunculkan dugaan adanya pihak yang ingin meredam pengungkapan kasus.

Menurut Yusril, teror tersebut datang dari pihak tak dikenal melalui pesan WhatsApp, tak lama setelah forum diskusi digelar.

Baca Juga:  Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

“Ancaman datang dari pihak yang tidak dikenal melalui pesan WhatsApp. Isinya berupa intimidasi serta permintaan agar kegiatan diskusi itu dihapus dari media sosial,” ujar Yusril dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 29 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pelaku mendesak agar video diskusi yang telah diunggah di Instagram dan TikTok segera diturunkan.

Tak hanya itu, pelaku juga mengaku mengetahui lokasi keluarga serta aktivitas pribadi Yusril, yang dinilai sebagai bentuk ancaman serius.

Baca Juga:  Rubaru Agro Fest 2026 Capai Puncak, OM President Siap Guncang Lapangan Banasare Bersama Selvi DA5

Meski mendapat tekanan, Yusril menegaskan tidak akan mundur dalam menyuarakan isu keadilan.

“Saya tidak takut dengan teror seperti ini. Kami tetap berdiri bersama Andri Yunus untuk memperjuangkan keadilan dan kebenaran,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan adanya upaya pembatasan terhadap ruang diskusi publik yang seharusnya menjadi wadah intelektual dalam mengawal berbagai persoalan sosial.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Perketat Pengawasan APBD 2025, Fraksi-Fraksi Sampaikan Catatan Strategis

Menurutnya, tindakan intimidasi tersebut justru semakin menguatkan dugaan adanya pihak tertentu yang berupaya menutupi fakta dalam kasus penyiraman air keras yang tengah menjadi sorotan publik.

“Ini bukan sekadar persoalan pribadi, melainkan soal keberanian dalam memperjuangkan kebenaran. Kami akan terus berada di barisan terdepan,” pungkasnya. (IHB)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah
Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Berita Terbaru