Nakhoda KM Sabuk Nusantara 51 Klarifikasi Keberangkatan Lebih Awal: Murni Demi Keselamatan dan Hindari Overload

- Editorial Team

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP –timeskota.com  Nakhoda KM Sabuk Nusantara 51, Capt Budi Suherman, M.Mar, meluruskan polemik keberangkatan Voyage 004/2026. Ia menegaskan percepatan waktu berlayar bukan bentuk penolakan penumpang, melainkan langkah preventif demi keselamatan pelayaran karena jumlah penumpang telah mendekati batas kapasitas kapal.

Sesuai jadwal, kapal direncanakan berangkat pukul 20.00 WIB dari Pelabuhan Kalianget menuju Kangean dan Sapeken. Namun karena jumlah penumpang yang membeli tiket secara online telah mencapai 360 orang atau mendekati kapasitas maksimal, pihak kapal berkoordinasi dengan Syahbandar untuk mempercepat keberangkatan.

“Awalnya jadwal berangkat pukul 20.00 WIB. Karena tiket online sudah mencapai 360 jiwa, kami berkoordinasi dengan pihak Syahbandar agar kapal diberangkatkan lebih awal untuk menghindari overload dan menjaga keselamatan penumpang,” ujar Capt Budi Suherman kepada media ini, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga:  RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Validasi Data Demi Keselamatan Pasien

Kapal sempat lepas sandar sekitar pukul 18.45 WIB sambil dilakukan penyisiran (sweeping) jumlah penumpang di atas kapal. Hasilnya, total penumpang yang sudah berada di kapal mencapai 362 orang. Namun selang beberapa waktu, Syahbandar Kalianget memerintahkan kapal kembali sandar sekitar pukul 19.10 WIB untuk koordinasi terkait kelengkapan dokumen pelayaran.

Nakhoda mematuhi instruksi tersebut dan kembali ke dermaga. Setelah koordinasi, diketahui masih terdapat sekitar 30 calon penumpang di dermaga yang ingin ikut berlayar. Berdasarkan arahan petugas Syahbandar, tambahan penumpang tersebut tidak diizinkan naik karena jumlah penumpang telah mencapai batas keselamatan.

Baca Juga:  Komal KACONG MADURA Bukan Sekadar Live, Tapi Tempat Nongkrong Online

“Saya sempat berkomunikasi dengan Perwira Jaga agar penumpang bisa dimuat, apalagi sebagian ingin pulang kampung untuk menjalankan ibadah puasa. Namun petugas tetap tidak mengizinkan dengan pertimbangan keselamatan pelayaran,” jelasnya.

Capt Budi menegaskan dirinya siap menerima penumpang tambahan apabila ada izin resmi dari Syahbandar. Namun karena izin tidak diberikan, keputusan akhir berada di tangan otoritas pelabuhan.

“Sebagai nahkoda, saya tidak memiliki kewenangan mengizinkan kapal berlayar tanpa persetujuan Syahbandar. Begitu pula terkait penumpang tambahan. Selama tidak ada izin, gangway tetap kami tutup,” tegasnya.

Setelah dilakukan pengecekan ulang jumlah penumpang, Perwira Jaga akhirnya memberikan izin keberangkatan pada pukul 19.50 WIB. Kapal kemudian melanjutkan pelayaran menuju Kangean dan Sapeken.

Baca Juga:  Pejabat Baru Pemkab Sumenep Dituntut Gerak Cepat, Imam Hasyim Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik

Capt Budi kembali menekankan seluruh tindakan awak kapal murni mempertimbangkan aspek keselamatan.

“Kami crew Sabuk Nusantara 51 tidak pernah menolak atau sengaja meninggalkan penumpang. Keputusan percepatan keberangkatan dilakukan agar tidak terjadi kelebihan muatan serta demi keselamatan penumpang dan kapal selama pelayaran,” pungkasnya.

Adapun rincian jumlah penumpang dalam pelayaran tersebut:

Kalianget – Kangean: 5 jiwa
Kalianget – Sapeken: 23 jiwa
Total pembelian tiket online: 332 jiwa
Hasil sweeping tambahan: 30 jiwa
Total penumpang on board: 362 jiwa

Dengan klarifikasi ini, pihak kapal berharap tidak ada kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait proses keberangkatan Voyage 004/2026

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah
Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Berita Terbaru