Wali Siswa Geram, Menu MBG Disorot Tajam: Dapur Pordapor Jadi Sorotan, Pihak Terkait Bungkam

- Editorial Team

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep | Timeskota.com – Gelombang kekecewaan wali siswa terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian meluas. Menu yang disajikan kepada siswa kembali menuai kritik keras karena dinilai tidak memenuhi standar kelayakan gizi. Ironisnya, keluhan yang berulang tersebut seolah tidak mendapat respons serius dari pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Sejumlah wali siswa menilai, persoalan ini bukan lagi kejadian sesaat,
melainkan sudah berulang kali terjadi tanpa ada perbaikan signifikan.

“Ini bukan pertama kali. Sudah sering kami keluhkan, tapi tidak pernah ada perubahan. Seakan-akan suara kami tidak dianggap,” ujar salah satu wali dengan nada kecewa.

Sorotan paling tajam tertuju pada dapur MBG yang berada di Desa Pordapor, Kecamatan Guluk-Guluk. Dapur tersebut disebut-sebut sebagai yang paling kerap menuai keluhan di tingkat kecamatan. Namun sangat disayangkan, berbagai kritik yang disampaikan wali siswa selama ini justru terkesan hanya dianggap angin lalu oleh pihak mitra maupun kepala dapur.

Baca Juga:  Hari Kedua Workshop Perencanaan Berbasis Data: Memperkuat Praktik Implemintasi PBD Di Satuan Pendidikan

“Yang paling sering disorot itu dapur di Pordapor. Tapi tetap saja tidak ada evaluasi nyata. Seolah kebal kritik,” ungkap wali lainnya.

Upaya konfirmasi pun telah dilakukan oleh media timeskota.com kepada pihak mitra yang disebut dekat dengan lembaga Tarbiyatul Athfal. Namun, hingga saat ini, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Pihak mitra dinilai tidak kooperatif karena tidak pernah merespons maupun mengangkat panggilan dari pihak media.

Baca Juga:  Ratusan Santri Sukorejo Batal Berangkat, Program Balik Pesantren 2026 Dipertanyakan

Tidak hanya itu, konfirmasi juga dilakukan kepada kepala dapur yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan. Namun hasilnya sama—tidak ada respons, seakan menutup diri dari kritik dan pengawasan publik.

“Sangat disayangkan. Ketika dikonfirmasi, tidak ada yang mau bicara. Padahal ini menyangkut kepentingan banyak anak. Transparansi itu penting,” tegas salah satu wali siswa.

Sikap bungkam tersebut justru semakin memicu kecurigaan dan kekecewaan dari para wali. Mereka menilai, tidak adanya klarifikasi menunjukkan minimnya tanggung jawab moral terhadap program yang seharusnya menjadi prioritas dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang siswa.

Para wali mendesak agar pihak madrasah, mitra pelaksana, kepala dapur, hingga yayasan yang menaungi segera turun tangan dan memberikan penjelasan terbuka kepada publik. Mereka juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dapur MBG di Pordapor yang selama ini menjadi sorotan.

Baca Juga:  KUHP–KUHAP Baru di Ujung Kritik: HMPH Unija Soroti Ancaman Kriminalisasi

“Jangan sampai program yang bagus ini rusak hanya karena pengelolaan yang tidak serius. Kami butuh bukti, bukan janji,” ujar wali dengan tegas.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada satu pun pihak terkait yang memberikan tanggapan resmi atas berbagai keluhan dan kritik yang terus disuarakan oleh wali siswa. Kondisi ini semakin mempertegas adanya jarak antara pelaksana program dengan masyarakat yang seharusnya dilayani.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Sumenep Desak PUTR Perbaiki Jalan Campaka–Ganding, Keselamatan Pengendara Terancam
26 Tahun Membina Rumah Tangga, Suami di Sumenep Adukan Dugaan Perselingkuhan Istri ke Polresta
Jalan Raya Campaka Ganding Rusak Parah, pengendara Harapkan Pemerintah Turun Tangan Sebelum Terjadi Kecelakaan
KEBAKARAN HANGUSKAN DUA DAPUR DAN KANDANG SAPI DI PORDAPOR GULUK-GULUK, KERUGIAN DITAKSIR RP100 JUTA
Parade Juang 2026 Kobarkan Semangat Kepahlawanan Arek-Arek Suroboyo
Dua Hari Penuh Makna, SMPN 4 Sumenep Semarakkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757 dengan Gebyar Lomba dan Aksi Sosial.
Satresnarkoba Polresta Sumenep Bongkar Dugaan Peredaran Sabu, Oknum Perawat Puskesmas dan Seorang Pria Diamankan
Kapolresta Sumenep Sambung Roso di Dasuk, Perkuat Sinergi Bersama 15 Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Aktivis Sumenep Desak PUTR Perbaiki Jalan Campaka–Ganding, Keselamatan Pengendara Terancam

Kamis, 5 November 2026 - 19:58 WIB

26 Tahun Membina Rumah Tangga, Suami di Sumenep Adukan Dugaan Perselingkuhan Istri ke Polresta

Kamis, 5 November 2026 - 11:33 WIB

Jalan Raya Campaka Ganding Rusak Parah, pengendara Harapkan Pemerintah Turun Tangan Sebelum Terjadi Kecelakaan

Rabu, 4 November 2026 - 21:12 WIB

KEBAKARAN HANGUSKAN DUA DAPUR DAN KANDANG SAPI DI PORDAPOR GULUK-GULUK, KERUGIAN DITAKSIR RP100 JUTA

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Dua Hari Penuh Makna, SMPN 4 Sumenep Semarakkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757 dengan Gebyar Lomba dan Aksi Sosial.

Berita Terbaru