Menu

Mode Gelap

Berita · 14 Jan 2026 WIB ·

Gus Abdul Adim Yasin Bersinar di HAB ke-80 Kemenag, Raih Juara 1 Anugerah Penyuluh Agama


 Gus Abdul Adim Yasin Bersinar di HAB ke-80 Kemenag, Raih Juara 1 Anugerah Penyuluh Agama Perbesar

 

SUMENEP – timeskota.com Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Sumenep berlangsung istimewa dan sarat makna. Bertempat di Graha Wicaksana Abdi Negara, Selasa (13/1/2026), ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tamu undangan menjadi saksi lahirnya prestasi membanggakan, saat nama Gus Abdul Adim Yasin diumumkan sebagai Juara 1 Anugerah Penyuluh Agama.

Di tengah rangkaian resepsi HAB ke-80 Kemenag RI yang dirangkai dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Pasongsongan itu tampil sebagai sosok inspiratif yang paling menyita perhatian.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Kyai Abdul Wasid, M.Pd.I, didampingi Kasi Bimas Islam Gus Muhammad Mabrur, di hadapan seluruh jajaran ASN Kemenag dan tamu kehormatan.

Suasana penyerahan penghargaan kian khidmat dan istimewa karena disaksikan langsung oleh dua tokoh muda inspiratif dari Pondok Pesantren Lirboyo, Gus Ahmad dan Ning Sheila, yang hadir sebagai penceramah utama dalam acara tersebut.

Prestasi yang diraih Gus Abdul Adim Yasin dinilai bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan buah dari dedikasi dan inovasi dakwah yang konsisten. Melalui gagasan “Taubat Ekologi”, Gus Adim berhasil menghadirkan wajah penyuluh agama yang responsif terhadap isu lingkungan, sekaligus mendorong kesadaran keagamaan yang berpihak pada kelestarian alam dan pemberdayaan umat.

Program tersebut menjadi bukti bahwa dakwah tidak hanya berhenti di mimbar, tetapi mampu menjelma menjadi gerakan nyata yang menyentuh persoalan sosial dan ekologis masyarakat.

Usai menerima penghargaan, Gus Abdul Adim Yasin menyampaikan rasa syukur dan kerendahan hatinya. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses panjang pengabdian.

“Prestasi ini sejatinya adalah bagian dari proses belajar. Ini bukan akhir, melainkan pemicu semangat bagi saya pribadi untuk terus berdaya dan memberi manfaat,” ujar Gus Adim kepada awak media.
Ia berharap ikhtiar yang selama ini dilakukan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran keagamaan yang selaras dengan kepedulian sosial dan lingkungan.

Tak lupa, Gus Adim menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pihak yang selama ini memberikan dukungan dan motivasi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kankemenag Sumenep, Kasi Bimas Islam, Kepala KUA Pasongsongan, serta Ketua IPARI Sumenep yang terus mendorong dan memotivasi saya agar bisa menjadi bagian dari solusi di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Kebanggaan juga disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Pasongsongan, Kyai Muhammad Sadik. Ia menilai prestasi yang diraih Gus Adim merupakan bukti nyata bahwa dedikasi tulus di tingkat akar rumput akan selalu menemukan jalannya menuju pengakuan.

“Saya sangat bangga atas pencapaian Gus Abdul Adim Yasin. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi penyuluh agama lainnya, khususnya di lingkungan KUA Pasongsongan, untuk terus berlomba-lomba menebar manfaat,” tuturnya.

Resepsi HAB ke-80 Kemenag RI di Sumenep yang dimulai sejak pukul 12.00 WIB berlangsung khidmat dan meriah. Acara diawali dengan tawassul, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta lantunan sholawat Nabi yang menyejukkan suasana.
Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Sumenep menegaskan pentingnya transformasi layanan keagamaan dan penguatan peran Kemenag di usia yang ke-80, agar semakin adaptif terhadap tantangan zaman.

Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah oleh Gus Ahmad dan Ning Sheila, yang mengulas hikmah Isra’ Mi’raj dalam konteks kehidupan modern, keluarga, dan penguatan nilai spiritual di tengah dinamika sosial.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto. Gus Abdul Adim Yasin tampak berdiri sejajar dengan para pimpinan Kemenag dan tamu kehormatan, menggenggam piagam penghargaan sebagai simbol kemenangan yang diharapkan mampu menginspirasi para penyuluh agama di masa depan.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rayon Pencerahan Galileo Studi Banding dengan Rayon Ibnu Sina, Perkuat Kaderisasi dan Sinergi

1 Mei 2026 - 11:35 WIB

Kapolsek Na IX-X Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kondusivitas May Day 2026

30 April 2026 - 20:12 WIB

Rikkes 2026 Digelar, Polres Sumenep Pastikan Personel Tetap Prima dan Siap Bertugas

30 April 2026 - 11:18 WIB

Rayon _Pencerahan_ Galileo Gelar Rapat Koordinasi PKD pertama, Fokus Cetak Kader Saintis-Aktivis

29 April 2026 - 21:38 WIB

Desa Duko Masuk Daftar BNN, Tokoh Masyarakat Desak Langkah Nyata

29 April 2026 - 20:58 WIB

Mubes IAA Malang Raya Sukses, Nahkodai Kepemimpinan Baru dan Pererat Solidaritas

27 April 2026 - 20:20 WIB

Trending di Berita