Menu

Mode Gelap

Berita · 6 Mei 2026 WIB ·

Hari Bidan Internasional 2026, Direktur RSUDMA: Bidan Garda Terdepan Penyelamat Ibu dan Bayi


 Hari Bidan Internasional 2026, Direktur RSUDMA: Bidan Garda Terdepan Penyelamat Ibu dan Bayi Perbesar

SUMENEP — Timeskota.com, Peringatan Hari Bidan Internasional 2026 menjadi momentum penting untuk mengapresiasi dedikasi para bidan yang selama ini berada di garis terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Di tengah tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang, peran bidan dinilai semakin vital dalam menjaga keselamatan ibu hamil, proses persalinan, hingga tumbuh kembang bayi.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa profesi bidan memegang peranan strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi di berbagai fase kehidupan.

Menurutnya, bidan memiliki tanggung jawab yang sangat vital, mulai dari masa kehamilan, proses persalinan, hingga masa nifas. Peran tersebut menjadikan bidan sebagai ujung tombak dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.

Ia menyampaikan, peringatan Hari Bidan Internasional 2026 harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat kembali komitmen terhadap pentingnya peran bidan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya posisi bidan dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi, sekaligus mendorong peningkatan layanan kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Erliyati menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam peringatan tahun ini mencerminkan kebutuhan global terhadap ketersediaan tenaga bidan yang kompeten dan berkualitas.

Kebutuhan tersebut dinilai semakin mendesak seiring dengan kompleksitas tantangan di sektor pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Ia menambahkan, tugas bidan tidak hanya terbatas pada aspek medis semata. Lebih dari itu, bidan juga berperan dalam memberikan pendampingan, edukasi, hingga dukungan psikologis bagi ibu hamil dan keluarganya.

“Peran multidimensi tersebut sangat membantu dalam menciptakan layanan kesehatan yang lebih komprehensif dan humanis,” ungkapnya.

Erliyati juga menyoroti bahwa dedikasi, ketulusan, dan profesionalisme para bidan menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Ia mengaku sangat mengapresiasi kontribusi para bidan, termasuk mereka yang menjalankan tugas di wilayah terpencil dan kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, pengabdian mereka menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Momentum Hari Bidan Internasional ini diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi seluruh bidan untuk terus berinovasi, menginspirasi, serta memberikan pelayanan terbaik.

Bidan, lanjutnya, merupakan sosok yang selalu hadir dalam setiap fase penting kehidupan manusia, mulai dari proses kehamilan, persalinan, hingga pendampingan tumbuh kembang anak.

Di akhir pernyataannya, Erliyati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan atas dedikasi yang telah diberikan.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh bidan yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan hati demi pelayanan terbaik bagi ibu, bayi, dan keluarga,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dugaan Pelanggaran Agraria PT Socfindo Disorot DEM Sumut

24 Mei 2026 - 14:57 WIB

Rakor PPM 2026 Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

22 Mei 2026 - 13:24 WIB

Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Pendidikan dan Nasionalisme pada Hardiknas-Harkitnas 2026

20 Mei 2026 - 15:06 WIB

Tasyakkuran dan Tahlil Bersama Warnai Syukuran Selesainya Jalan Swadaya di Dusun Tanodung Laok

19 Mei 2026 - 19:57 WIB

Bupati Fauzi Dorong Digitalisasi PAD, Pemkab Sumenep Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

19 Mei 2026 - 15:25 WIB

Dari Berbagai Penjuru Negeri, Alumni Annuqayah Hadiri Rapat Nasional I Majelis Salakan

17 Mei 2026 - 09:43 WIB

Trending di Berita