Jembatan Jalan Raya Matanair Diperbaiki, Kendaraan Kesangkut di Jalur Matanair–Torbang

- Editorial Team

Senin, 28 September 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Perbaikan jembatan di Jalan Raya Matanair, Kabupaten Sumenep, berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas. Kondisi tersebut semakin dikeluhkan karena tidak tersedianya jalan alternatif yang memadai selama pekerjaan berlangsung.

Dampaknya, kendaraan yang melintas di jalur Matanair–Torbang mengalami kesulitan. Bahkan, salah satu kendaraan dilaporkan sampai tersangkut saat melintasi jalur tersebut.

Salah seorang sopir mengecam kondisi tersebut dan mempertanyakan perencanaan pekerjaan. Menurutnya, perbaikan jembatan semestinya dibarengi dengan penyediaan akses alternatif agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan lancar.

Baca Juga:  Di Tengah Sorotan Regulasi, Enam Kandidat Sekda Sumenep Dinyatakan Lolos Asesmen

“Kalau jembatan diperbaiki, seharusnya jalan alternatif juga disiapkan. Jangan sampai kendaraan yang lewat malah kesangkut dan masyarakat yang dirugikan,” keluhnya.

Di sisi lain, warga mengakui bahwa perbaikan jembatan memang penting untuk mendukung kelancaran dan keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang. Namun, menurut warga, proses pekerjaan jangan sampai justru semakin menyulitkan pengendara karena tidak adanya jalan alternatif.

Baca Juga:  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Layanan Berbasis Kompetensi dan Profesionalisme

Warga juga menyoroti aktivitas pekerjaan di lokasi. Menurut keterangan warga, meski jalan utama tersebut sedang dalam proses perbaikan jembatan, pekerja yang terlihat di lokasi setiap harinya disebut hanya sekitar satu hingga dua orang.

“Perbaikan memang penting, kami tidak mempersoalkan itu. Tapi kalau jalan utama diperbaiki, mestinya ada solusi untuk kendaraan. Apalagi kalau pekerja yang terlihat hanya satu atau dua orang setiap harinya, tentu warga bertanya-tanya kapan pekerjaan ini bisa selesai,” ujar warga.

Baca Juga:  DPC Satgas GRIB Jaya Langkat Dukung Imbauan Bupati Syah Afandin Jalankan Gerakan Indonesia ASRI

Warga berharap pihak pelaksana dan pemerintah terkait memberikan penjelasan mengenai progres pekerjaan serta memastikan adanya solusi lalu lintas selama jembatan diperbaiki.

Masyarakat pada dasarnya mendukung perbaikan infrastruktur tersebut, namun berharap pelaksanaannya tetap memperhatikan akses, keselamatan, dan kepentingan para pengguna jalan.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfin

Editor : Basori

Sumber Berita: Timeskota.com

Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah
Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Berita Terbaru