Menu

Mode Gelap

Berita · 24 Feb 2026 WIB ·

Ansor Sumenep Tolak Impor Tanpa Sertifikat Halal, Ancam Boikot Produk AS


 Ansor Sumenep Tolak Impor Tanpa Sertifikat Halal, Ancam Boikot Produk AS Perbesar

timeskota.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Sumenep menyatakan sikap tegas terhadap wacana kesepakatan dagang yang dinilai berpotensi melonggarkan kewajiban sertifikasi halal bagi produk impor asal Amerika Serikat.

Organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama itu menegaskan, seluruh produk yang beredar di Indonesia wajib mematuhi regulasi halal tanpa pengecualian.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua PC GP Ansor Sumenep, KH. Qumri Rahman, pada Senin (23/2), di Sumenep. Ia menegaskan, kewajiban sertifikat halal telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

“Semua produk yang masuk dan beredar di Indonesia wajib bersertifikat halal. Itu amanat undang-undang, bukan sekadar imbauan,” kata Kiai Qumri.

Menurutnya, sikap tegas ini juga dipicu oleh isu kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat. Dalam sejumlah pembahasan perdagangan, muncul wacana bahwa produk tertentu tidak diwajibkan memiliki sertifikasi halal untuk bisa masuk ke pasar dalam negeri.

Oleh karenanya, Ansor Sumenep menilai kebijakan semacam itu berpotensi bertentangan dengan regulasi nasional. Terlebih, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia yang membutuhkan jaminan kehalalan produk.

“Kami menolak jika ada kesepakatan dagang yang mengabaikan kewajiban label halal. Jangan sampai kepentingan ekonomi mengesampingkan aturan hukum dan perlindungan konsumen,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak boleh tebang pilih dalam menerapkan regulasi. Jika pelaku usaha dalam negeri diwajibkan mengurus sertifikat halal, maka produk impor pun harus tunduk pada aturan yang sama.

“Kalau pemerintah tidak tegas, kami menyerukan boikot produk AS yang tidak berlabel halal. Tegakkan undang-undang, jangan sampai lahir mosi tidak percaya kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Ansor Sumenep berharap pemerintah memastikan setiap kesepakatan dagang internasional tetap sejalan dengan peraturan perundang-undangan nasional. Bagi mereka, kepastian hukum dan perlindungan umat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan perdagangan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rayon Pencerahan Galileo Studi Banding dengan Rayon Ibnu Sina, Perkuat Kaderisasi dan Sinergi

1 Mei 2026 - 11:35 WIB

Kapolsek Na IX-X Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kondusivitas May Day 2026

30 April 2026 - 20:12 WIB

Rikkes 2026 Digelar, Polres Sumenep Pastikan Personel Tetap Prima dan Siap Bertugas

30 April 2026 - 11:18 WIB

Rayon _Pencerahan_ Galileo Gelar Rapat Koordinasi PKD pertama, Fokus Cetak Kader Saintis-Aktivis

29 April 2026 - 21:38 WIB

Desa Duko Masuk Daftar BNN, Tokoh Masyarakat Desak Langkah Nyata

29 April 2026 - 20:58 WIB

Mubes IAA Malang Raya Sukses, Nahkodai Kepemimpinan Baru dan Pererat Solidaritas

27 April 2026 - 20:20 WIB

Trending di Berita