Ansor Sumenep Tolak Impor Tanpa Sertifikat Halal, Ancam Boikot Produk AS

- Editorial Team

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

timeskota.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Sumenep menyatakan sikap tegas terhadap wacana kesepakatan dagang yang dinilai berpotensi melonggarkan kewajiban sertifikasi halal bagi produk impor asal Amerika Serikat.

Organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama itu menegaskan, seluruh produk yang beredar di Indonesia wajib mematuhi regulasi halal tanpa pengecualian.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua PC GP Ansor Sumenep, KH. Qumri Rahman, pada Senin (23/2), di Sumenep. Ia menegaskan, kewajiban sertifikat halal telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Baca Juga:  Ramadan Penuh Kepedulian, IGI Sumenep Santuni Anak Yatim dan Bagikan Ratusan Takjil

“Semua produk yang masuk dan beredar di Indonesia wajib bersertifikat halal. Itu amanat undang-undang, bukan sekadar imbauan,” kata Kiai Qumri.

Menurutnya, sikap tegas ini juga dipicu oleh isu kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat. Dalam sejumlah pembahasan perdagangan, muncul wacana bahwa produk tertentu tidak diwajibkan memiliki sertifikasi halal untuk bisa masuk ke pasar dalam negeri.

Baca Juga:  Rakor PPM 2026 Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Oleh karenanya, Ansor Sumenep menilai kebijakan semacam itu berpotensi bertentangan dengan regulasi nasional. Terlebih, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia yang membutuhkan jaminan kehalalan produk.

“Kami menolak jika ada kesepakatan dagang yang mengabaikan kewajiban label halal. Jangan sampai kepentingan ekonomi mengesampingkan aturan hukum dan perlindungan konsumen,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak boleh tebang pilih dalam menerapkan regulasi. Jika pelaku usaha dalam negeri diwajibkan mengurus sertifikat halal, maka produk impor pun harus tunduk pada aturan yang sama.

Baca Juga:  Perkuat Kebersamaan, Polres Sumenep Laksanakan Apel Pagi dan Halal Bihalal

“Kalau pemerintah tidak tegas, kami menyerukan boikot produk AS yang tidak berlabel halal. Tegakkan undang-undang, jangan sampai lahir mosi tidak percaya kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Ansor Sumenep berharap pemerintah memastikan setiap kesepakatan dagang internasional tetap sejalan dengan peraturan perundang-undangan nasional. Bagi mereka, kepastian hukum dan perlindungan umat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan perdagangan.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah
Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Berita Terbaru