Rayon _Pencerahan_ Galileo Gelar Rapat Koordinasi PKD pertama, Fokus Cetak Kader Saintis-Aktivis

- Editorial Team

Rabu, 29 April 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang |timeskota.com – Rayon _Pencerahan_ Galileo melaksanakan rapat koordinasi Pelatihan Kader Dasar (PKD) bertema “Membentuk Kader Saintis-Aktivis: Berpikir Kritis, Bergerak Strategis” di Gedung B UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu (29/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun arah kaderisasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Rapat koordinasi PKD tersebut diikuti oleh pengurus dan panitia sebagai upaya menyatukan visi dalam proses pengkaderan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas serta kepekaan sosial.

Baca Juga:  Pendapatan Tembus 100 Persen, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tunjukkan Lompatan Kinerja 2025

Ketua Rayon _Pencerahan_ Galileo, Tubagus Muh Zaka Ibnu Yazid, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai fondasi kaderisasi.

“Rapat koordinasi PKD ini jadi langkah awal buat memastikan proses kaderisasi berjalan lebih terarah dan berkualitas. Kami ingin melahirkan kader yang bukan cuma kuat secara intelektual, tapi juga punya integritas dan siap berkontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, CO Pengkaderan Rayon _Pencerahan_ Galileo, Alfin Najah Hasan, menyebut PKD memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter kader.

Baca Juga:  Aktivitas Diduga Tak Pantas Libatkan Oknum Pekerja MBG Berinisial AF di Seronggi, Tetangga Angkat Bicara

“PKD bukan sekadar kegiatan formal, tapi ruang pembentukan karakter kader. Lewat koordinasi ini, kita samakan visi biar proses pengkaderan bisa mencetak kader yang kritis, progresif, dan punya militansi tinggi,” katanya.

Di sisi lain, CO Gerakan Rayon _Pencerahan_ Galileo, Muhammad Zaidan Tri Saputra, menekankan pentingnya peran kader dalam merespons isu sosial.

Baca Juga:  EK LMND dan PC SEMMI Kota Medan Geruduk Kantor Wali Kota, Rico Waas Dinilai Menghindari Dialog dengan Mahasiswa

“Kami dorong kader Galileo supaya nggak cuma aktif di forum, tapi juga responsif terhadap isu sosial. Kader harus bisa berpikir strategis dan bergerak taktis, jadi kehadirannya benar-benar dirasakan di lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Melalui rapat koordinasi PKD ini, Rayon _Pencerahan_ Galileo berharap mampu melahirkan kader saintis-aktivis yang adaptif, responsif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah
Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Berita Terbaru