Demi Sektor Pariwisata Indonesia, Arief Martha Rahadyan Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Serta Promosi Budaya’ Lokal Berkelanjutan 

- Editorial Team

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG NTT | timeskota.com – Komitmen mendorong sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi nasional terus ditunjukkan Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc. melalui berbagai forum strategis pembangunan daerah. Kali ini, Arief mengikuti diskusi bersama sejumlah tokoh penting di Nusa Tenggara Timur (NTT) guna membahas masa depan pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Rote Ndao sebagai destinasi unggulan di Indonesia Timur.

Diskusi strategis yang berlangsung pada Jumat (29/5/2026) itu mempertemukan Arief dengan Anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Polin-Dethan, serta mantan Wakil Bupati Sabu Raijua periode 2021–2025, Yohanis Uly Kale.

Dalam forum diskusi tersebut membahas berbagai langkah konkret untuk memperkuat daya saing pariwisata daerah di tengah dinamika ekonomi global.

Sebagai Direktur Bali Russia Language Institute (BRLI) Universitas Mahendradatta Denpasar Bali dan juga merupakan ahli dan praktisi pariwisata,Arief mengatakan bahwa sektor pariwisata harus menjadi instrumen strategis pembangunan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM lokal, serta memperkuat investasi berbasis potensi daerah.

Baca Juga:  Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Kecamatan Batuan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pariwisata merupakan fondasi penting penguatan ekonomi nasional. Ketika daerah mampu mengelola potensi wisata secara terintegrasi, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, mulai dari peningkatan ekonomi kreatif hingga terbukanya peluang kerja,” ujar Arief dalam forum diskusi tersebut.

Arief bersama Simson menyampaikan sejumlah gagasan strategis untuk mempercepat kemajuan pariwisata Rote Ndao. Salah satunya ialah usulan pembukaan direct flight Bali–Rote Ndao guna meningkatkan aksesibilitas wisatawan domestik maupun mancanegara.

Termasuk penyelenggaraan “Rote World Carnaval”, sebuah agenda budaya berskala internasional yang dirancang menghadirkan atraksi khas daerah seperti tarian tradisional, pakaian adat, kuliner lokal, pertunjukan Kuda Hus, hingga pacuan kuda tradisional sebagai identitas budaya masyarakat Rote.

Baca Juga:  Bangun Kader Ideologis, LMND Sumut Gelar Pelantikan dan PDO

Penguatan konektivitas transportasi dan promosi budaya merupakan langkah penting dalam menjadikan Rote Ndao sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing di tingkat global.

Arief Martha Rahadyan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh yang hadir atas komitmen dan pemikiran strategis mereka dalam membangun daerah.

Arief secara khusus mengapresiasi para peserta diskusi progresif dalam membuka peluang investasi dan memperluas akses wisata menuju Rote Ndao.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasih sebesar besarnya kepada Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Polin-Dethan atas dukungannya terhadap pembangunan daerah, serta kepada Yohanis Uly Kale yang dinilai memiliki kontribusi pemikiran terhadap pengembangan kawasan wisata berbasis masyarakat.

Saya mengapresiasi Bapak Simson Polin, Ibu Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Polin-Dethan, dan Bapak Yohanis Uly Kale yang memiliki visi besar terhadap kemajuan pariwisata daerah.

Baca Juga:  Semangat Berbagi di Iduladha, NasDem Jatim Tebar 155 Hewan Kurban

Kolaborasi seperti ini sangat penting karena pembangunan ekonomi Indonesia tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus dibangun bersama melalui sinergi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat,” kata Arief.

Rote Ndao memiliki potensi wisata kelas dunia yang perlu didukung melalui penguatan infrastruktur, investasi sehat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta promosi budaya lokal yang berkelanjutan.

Diskusi tersebut juga menekankan pentingnya pembangunan pariwisata berbasis budaya dan ekonomi masyarakat lokal agar manfaat pertumbuhan sektor wisata dapat dirasakan langsung oleh warga.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, para peserta optimistis Rote Ndao dapat berkembang menjadi salah satu episentrum pariwisata baru di Indonesia Timur yang tidak hanya memperkuat identitas budaya daerah, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. (Red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027
Jembatan Jalan Raya Matanair Diperbaiki, Kendaraan Kesangkut di Jalur Matanair–Torbang

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru