Menu

Mode Gelap

Berita · 30 Mei 2026 WIB ·

Demi Sektor Pariwisata Indonesia, Arief Martha Rahadyan Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Serta Promosi Budaya’ Lokal Berkelanjutan 


 Demi Sektor Pariwisata Indonesia, Arief Martha Rahadyan Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Serta Promosi Budaya’ Lokal Berkelanjutan  Perbesar

KUPANG NTT | timeskota.com – Komitmen mendorong sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi nasional terus ditunjukkan Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc. melalui berbagai forum strategis pembangunan daerah. Kali ini, Arief mengikuti diskusi bersama sejumlah tokoh penting di Nusa Tenggara Timur (NTT) guna membahas masa depan pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Rote Ndao sebagai destinasi unggulan di Indonesia Timur.

Diskusi strategis yang berlangsung pada Jumat (29/5/2026) itu mempertemukan Arief dengan Anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Polin-Dethan, serta mantan Wakil Bupati Sabu Raijua periode 2021–2025, Yohanis Uly Kale.

Dalam forum diskusi tersebut membahas berbagai langkah konkret untuk memperkuat daya saing pariwisata daerah di tengah dinamika ekonomi global.

Sebagai Direktur Bali Russia Language Institute (BRLI) Universitas Mahendradatta Denpasar Bali dan juga merupakan ahli dan praktisi pariwisata,Arief mengatakan bahwa sektor pariwisata harus menjadi instrumen strategis pembangunan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM lokal, serta memperkuat investasi berbasis potensi daerah.

Pariwisata merupakan fondasi penting penguatan ekonomi nasional. Ketika daerah mampu mengelola potensi wisata secara terintegrasi, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, mulai dari peningkatan ekonomi kreatif hingga terbukanya peluang kerja,” ujar Arief dalam forum diskusi tersebut.

Arief bersama Simson menyampaikan sejumlah gagasan strategis untuk mempercepat kemajuan pariwisata Rote Ndao. Salah satunya ialah usulan pembukaan direct flight Bali–Rote Ndao guna meningkatkan aksesibilitas wisatawan domestik maupun mancanegara.

Termasuk penyelenggaraan “Rote World Carnaval”, sebuah agenda budaya berskala internasional yang dirancang menghadirkan atraksi khas daerah seperti tarian tradisional, pakaian adat, kuliner lokal, pertunjukan Kuda Hus, hingga pacuan kuda tradisional sebagai identitas budaya masyarakat Rote.

Penguatan konektivitas transportasi dan promosi budaya merupakan langkah penting dalam menjadikan Rote Ndao sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing di tingkat global.

Arief Martha Rahadyan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh yang hadir atas komitmen dan pemikiran strategis mereka dalam membangun daerah.

Arief secara khusus mengapresiasi para peserta diskusi progresif dalam membuka peluang investasi dan memperluas akses wisata menuju Rote Ndao.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasih sebesar besarnya kepada Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Polin-Dethan atas dukungannya terhadap pembangunan daerah, serta kepada Yohanis Uly Kale yang dinilai memiliki kontribusi pemikiran terhadap pengembangan kawasan wisata berbasis masyarakat.

Saya mengapresiasi Bapak Simson Polin, Ibu Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Polin-Dethan, dan Bapak Yohanis Uly Kale yang memiliki visi besar terhadap kemajuan pariwisata daerah.

Kolaborasi seperti ini sangat penting karena pembangunan ekonomi Indonesia tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus dibangun bersama melalui sinergi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat,” kata Arief.

Rote Ndao memiliki potensi wisata kelas dunia yang perlu didukung melalui penguatan infrastruktur, investasi sehat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta promosi budaya lokal yang berkelanjutan.

Diskusi tersebut juga menekankan pentingnya pembangunan pariwisata berbasis budaya dan ekonomi masyarakat lokal agar manfaat pertumbuhan sektor wisata dapat dirasakan langsung oleh warga.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, para peserta optimistis Rote Ndao dapat berkembang menjadi salah satu episentrum pariwisata baru di Indonesia Timur yang tidak hanya memperkuat identitas budaya daerah, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. (Red)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dua Tahun Menunggu, Publik Tagih Kepastian dari PN Sumenep

5 Juni 2026 - 17:28 WIB

Sidang PMH di PN Balige, Saksi Ungkap Proses Adat Batu Demban Terkait Rumah Sengketa

5 Juni 2026 - 06:12 WIB

Turnamen Domino Semadura di Kadibas Desa Guluk Guluk Siap Digelar, Perebutkan Sepeda Listrik hingga Uang Tunai

4 Juni 2026 - 15:02 WIB

RSUD Sumenep Perkuat Kolaborasi Nasional, Dorong Pelayanan JKN Lebih Cepat dan Humanis

4 Juni 2026 - 14:51 WIB

Semangat Hari Lahir Pancasila ke-81, Pemkab Sumenep Teguhkan Nilai Persatuan dan Kebangsaan

2 Juni 2026 - 18:08 WIB

Ketua KAKI Jatim: Road Barrier di Jalan Basuki Rahmat Mengakibatkan Laka Lantas, Dishub Kota Surabaya Dapat Kena Sanksi Pasal 275 Ayat (2)

31 Mei 2026 - 11:52 WIB

Trending di Berita