Diduga Beroperasi Ilegal, Kasus Klinik SA Beauty Tiga Tahun Tak Tuntas, Aktivis Siapkan Audiensi ke Polres Sumenep

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – timeskota.com Penanganan kasus dugaan pelanggaran terkait operasional Klinik Kecantikan SA Beauty yang ditangani Polres Sumenep kembali menjadi perhatian serius para aktivis yang tergabung dalam Sumenep Forum. Perkara yang disebut telah berjalan kurang lebih tiga tahun tersebut hingga kini dinilai belum menunjukkan perkembangan yang signifikan, sehingga memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan aktivis terkait sejauh mana proses penanganan hukum terhadap kasus tersebut.

Klinik yang berlokasi di Jalan Adirasa, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep tersebut sebelumnya juga sempat menjadi sorotan karena diduga beroperasi secara ilegal. Oleh karena itu, para aktivis yang tergabung di Suemnep Forum menilai penanganan kasus ini seharusnya mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan kesan bahwa perkara tersebut berjalan lamban tanpa kepastian hukum yang jelas.

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Turun Tangan Perbaiki Jembatan Rusak, Akses Warga Kembali Lancar

Para aktivis Sumenep Forum juga menilai bahwa lamanya proses penanganan perkara tanpa adanya penjelasan perkembangan yang terbuka berpotensi menimbulkan berbagai spekulasi di ruang publik. Mereka menegaskan bahwa keterbukaan informasi dalam proses penanganan perkara hukum merupakan bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.

Ketua Sumenep Forum, Sudarsono yang akrab disapa Endar, menyampaikan bahwa pihaknya memandang perlu adanya penjelasan yang lebih terbuka terkait perkembangan kasus tersebut. Menurutnya, perkara yang telah berjalan cukup lama semestinya memiliki perkembangan yang dapat diketahui publik, baik dalam bentuk progres penanganan maupun keterangan resmi dari pihak yang berwenang.

Endar mengatakan, sebagai bagian dari upaya memperoleh kejelasan informasi, pihaknya bersama para aktivis yang tergabung dalam Sumenep Forum berencana mengajukan permohonan audiensi kepada Polres Sumenep.

Baca Juga:  BDN Sumut Dibentuk, Perkuat Implementasi Program Makan Bergizi Gratis di 33 Daerah

“Minggu depan kami akan melayangkan surat audiensi kepada pihak Polres Sumenep. Tujuannya untuk mendapatkan penjelasan secara langsung terkait perkembangan penanganan kasus ini,” tegas Endar.

Ia menjelaskan, langkah audiensi tersebut dilakukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat sipil dalam mengawal proses penegakan hukum agar berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Audiensi ini penting kami lakukan untuk mengetahui secara langsung apa yang menjadi kendala atau perkembangan dalam penanganan kasus Klinik Kecantikan SA Beauty yang dinilai sudah cukup lama berjalan,” ujarnya.

Menurut Endar, keterbukaan informasi dalam proses penanganan perkara merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Oleh karena itu, ia berharap pihak kepolisian dapat memberikan penjelasan yang jelas dan proporsional mengenai sejauh mana perkembangan perkara tersebut.

Baca Juga:  Polsek Guluk-Guluk Perkuat Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Jagung Menuju Swasembada

“Harapan kami sederhana, agar ada penjelasan yang terang mengenai perkembangan penanganan kasus ini sehingga tidak menimbulkan berbagai persepsi di ruang publik,” katanya.

Endar juga menegaskan bahwa Sumenep Forum akan terus mengawal kasus tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap proses penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.

“Kami tentu berharap setiap perkara yang telah dilaporkan dapat diproses secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemuda Desa Sendir Turun Tangan, Sejumlah Persoalan Desa Dibongkar di Kecamatan
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Bawa Sejumlah Persoalan ke Meja Camat Lenteng
Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo Agung
Wali Siswa Tanggapi Penjelasan SPPG Pordepor, Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Menu MBG
Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG Pordepor Disorot, Kepala Dapur dan Mitra Diminta Terbuka
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Assadad Ambunten, Sinergi Polri dan Ulama Diperkuat
Kapolresta Sumenep Turun Langsung ke Rubaru, Serap Aspirasi 11 Kades dan Tokoh Masyarakat
Jelang Pelantikan, DPW AWDI DKI Jakarta Perkuat Konsolidasi dan Tegaskan Independensi Pers

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:56 WIB

Pemuda Desa Sendir Turun Tangan, Sejumlah Persoalan Desa Dibongkar di Kecamatan

Jumat, 4 September 2026 - 10:50 WIB

Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Bawa Sejumlah Persoalan ke Meja Camat Lenteng

Jumat, 4 September 2026 - 09:04 WIB

Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo Agung

Selasa, 1 September 2026 - 20:40 WIB

Wali Siswa Tanggapi Penjelasan SPPG Pordepor, Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Menu MBG

Selasa, 1 September 2026 - 10:17 WIB

Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG Pordepor Disorot, Kepala Dapur dan Mitra Diminta Terbuka

Berita Terbaru