SUMENEP | timeskota.com – Seorang wali siswa Basori mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola melalui dapur di Desa Pordepor, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, yang diketahui berada di bawah pengelolaan Yayasan Darul Arqom Batukerbuy.
Ia menilai sajian makanan yang diterima anaknya belum mencerminkan standar gizi yang layak bagi peserta didik.
Kekecewaan tersebut muncul setelah Basori melihat langsung menu MBG yang dibawa pulang oleh anaknya dari sekolah. Menurutnya, komposisi makanan terlihat kurang seimbang dari sisi gizi dan terkesan tidak dipersiapkan secara maksimal.
“Sebagai wali siswa, tentu kami berharap program MBG ini benar-benar memberi dampak positif bagi kesehatan anak-anak. Namun kenyataannya, menu yang diterima justru mengecewakan,” ujar Basori kepada media, Rabu (28/1/2026).
Basori menegaskan, para wali siswa pada prinsipnya sangat mendukung program MBG yang digagas pemerintah. Namun, pelaksanaan di lapangan—khususnya pengelolaan dapur MBG Desa Pordepor yang dikelola Yayasan Darul Arqom Batukerbuy—dinilai perlu mendapat evaluasi serius.
“Programnya bagus dan niatnya juga baik. Tapi jika pengelola dapur tidak memperhatikan kualitas makanan, maka ini bisa mencederai tujuan utama dari program MBG itu sendiri,” tegasnya.
Ia juga meminta agar pengawasan dari pihak terkait diperketat, mulai dari pengelola dapur MBG, pihak sekolah, hingga instansi teknis yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pengawasan ketat menjadi kunci agar kualitas dan kelayakan menu benar-benar terjamin.
“Anak-anak ini bukan sekadar penerima bantuan, mereka adalah generasi penerus. Sudah seharusnya makanan yang diberikan benar-benar sehat, layak, dan bergizi,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan Darul Arqom Batukerbuy selaku pengelola dapur MBG di Desa Pordepor, Kecamatan Guluk-Guluk, belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan wali siswa. timeskota.com masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut.
Penulis Mahrus











