Distribusi Air PDAM ke Pinggirpapas Dipertanyakan, Dugaan Kualitas Tak Sesuai Standar Kesehatan Mencuat

- Editorial Team

Senin, 23 Februari 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALIANGET – Polemik layanan air bersih ke Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, kembali mencuat ke ruang publik. Setelah sebelumnya distribusi air oleh PDAM disebut sempat tidak optimal, kini muncul sorotan baru terkait dugaan kualitas air yang disalurkan belum memenuhi standar pengolahan dan kelayakan konsumsi.

Advokat senior, Nurul Hidayatullah, SH, menyampaikan kritik tajam terhadap tata kelola pengolahan air bersih tersebut. Menurutnya, dalam standar pengolahan air, PDAM wajib melakukan proses penjernihan dan desinfeksi menggunakan bahan seperti tawas untuk pengendapan kotoran serta kaporit (klorin) dan garam guna membunuh kuman serta bakteri.

“Kalau air dibiarkan mengalir tanpa proses pengolahan yang benar, risikonya sangat serius. Bukan hanya keruh, tapi bisa saja mengandung bakteri bahkan cacing. Ini menyangkut kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Layanan Berbasis Kompetensi dan Profesionalisme

Ia bahkan melontarkan komentar yang lebih keras. Menurut Irul—sapaan akrabnya—jika benar pengolahan air tidak dilakukan sesuai standar, maka hal tersebut bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan bentuk pengabaian terhadap hak dasar masyarakat.

“Jangan main-main dengan air minum rakyat. Ini bukan sekadar soal administrasi atau laporan di atas meja. Kalau standar pengolahan diabaikan, itu sama saja mempertaruhkan kesehatan warga. Direksi harus bertanggung jawab, jangan hanya diam saat masyarakat resah,” ujarnya dengan nada tegas.

Baca Juga:  Di Bawah Terik Matahari, Polwan Sumenep Tetap Sigap Amankan Sholat Jumat

Pernyataan tersebut sontak menjadi perhatian publik. Pasalnya, air bersih merupakan kebutuhan vital sehari-hari, mulai dari konsumsi, memasak, hingga sanitasi. Jika benar tidak melalui proses desinfeksi sesuai standar, maka potensi gangguan kesehatan warga menjadi ancaman nyata.

Nurul menegaskan, PDAM sebagai penyedia layanan publik tidak boleh abai terhadap standar teknis dan kesehatan. Ia mendorong adanya uji laboratorium terbuka terhadap kualitas air yang disalurkan ke Pinggirpapas agar masyarakat mendapat kepastian.

“Jangan sampai masyarakat hanya menerima tanpa tahu kualitasnya. Harus ada transparansi hasil uji kualitas air. Kalau ada kelalaian, itu wajib dievaluasi. Bila perlu, audit menyeluruh dilakukan agar persoalan ini terang-benderang,” ujarnya.

Baca Juga:  Diduga Tanpa Koordinasi Pemdes, Lahan Mangrove di Pinggirpapas Dibabat untuk Tambak Garam

Sorotan juga mengarah kepada jajaran pimpinan PDAM, termasuk Direktur yang bertanggung jawab atas operasional dan mutu pelayanan. Publik kini menunggu klarifikasi resmi terkait prosedur pengolahan air yang diterapkan, serta langkah konkret untuk memastikan air yang disalurkan benar-benar layak dan aman digunakan.

Warga berharap persoalan ini tidak berhenti pada polemik, melainkan ditindaklanjuti dengan pembenahan serius.Sebab bagi masyarakat Pinggirpapas, air bersih bukan sekadar layanan, melainkan kebutuhan mendasar yang menyangkut keselamatan dan kesehatan keluarga

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah
Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Berita Terbaru