SUMENEP — timeskota.com Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Rubaru bersama Iksaputra kembali menggelar program sosial “Yuk Balik Pondok Bareng” dengan menyediakan layanan arus balik gratis bagi santri Pondok Pesantren Annuqayah.
Program tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (30/3/2026) dengan dua gelombang keberangkatan. Santri putri diberangkatkan pukul 09.00 WIB, sementara santri putra dijadwalkan berangkat pada pukul 14.00 WIB. Sistem keberangkatan dilakukan tepat waktu guna memastikan kelancaran perjalanan.
Kegiatan ini ditujukan untuk membantu para santri kembali ke pondok pascalibur dengan aman, tertib, dan nyaman. Program arus balik ini juga menjadi agenda rutin yang konsisten dilaksanakan oleh IAA Rubaru sebagai bentuk kepedulian alumni terhadap keberlanjutan pendidikan santri.
Selain memberikan kemudahan transportasi, kegiatan ini turut memperkuat nilai solidaritas dan kebersamaan antaralumni serta santri sebagai bagian dari keluarga besar pesantren.
Ketua IAA Rubaru, Miftahul Rahman, mengatakan program tersebut merupakan wujud pengabdian alumni kepada pesantren.
“Ini bukan sekadar layanan transportasi, tetapi bentuk tanggung jawab moral dan emosional kami kepada pesantren. Kami ingin memastikan para santri kembali dengan aman sekaligus merasakan kehadiran alumni,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam keberlangsungan program tersebut.
“Ketika alumni bergerak bersama, kontribusi kecil pun bisa memberikan dampak besar. Kami berharap kegiatan ini terus berjalan secara berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, penanggung jawab kegiatan, Lutfiyah, memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal demi menjamin kenyamanan dan keselamatan peserta.
“Mulai dari armada hingga koordinasi lapangan sudah kami siapkan. Kami ingin para santri berangkat dengan rasa aman dan tenang,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi perjalanan kembali ke pondok, tetapi juga menjadi momentum membangun semangat baru dalam menuntut ilmu.
Di sisi lain, salah satu wali santri, Mahfud Efendy, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.
“Program ini sangat meringankan kami, baik dari sisi biaya maupun kekhawatiran selama perjalanan. Kami merasa lebih tenang karena anak berangkat bersama rombongan yang terorganisir,” ujarnya.
Menurutnya, program semacam ini layak untuk terus dilanjutkan karena memberikan manfaat nyata bagi santri dan wali santri.











