Sumenep – Timeskota.com – Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, H. Zainal Arifin, menekankan pentingnya bagi kalangan santri untuk terus meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan kemajuan digital menjadi salah satu kunci bagi santri untuk menghadapi tantangan zaman sekaligus memperluas peran dalam berbagai bidang kehidupan.
Ia menilai, santri harus mampu mengikuti perubahan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan akhlak yang menjadi dasar pendidikan pesantren.
Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda. Dengan kemampuan tersebut, santri dapat berperan lebih luas dalam dunia pendidikan, ekonomi, sosial, hingga pembangunan daerah.
“Santri harus mampu menguasai teknologi. Jangan sampai tertinggal oleh perkembangan zaman, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai agama, akhlak, dan tradisi pesantren,” kata H. Zainal Arifin, Selasa (20/10/2026).
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif. Santri dapat menggunakan teknologi sebagai sarana belajar, memperluas wawasan, mengembangkan kreativitas, serta menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pria yang akrab disapa Ji Sinal itu juga berharap pesantren terus mendorong santri agar terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.
“Dengan bekal pendidikan agama dan kemampuan digital, santri diharapkan mampu bersaing sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya.
Ji Sinal berharap para santri mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan luas, keterampilan digital, serta daya saing yang kuat. Perpaduan pendidikan pesantren dan penguasaan teknologi dinilai menjadi bekal penting bagi santri untuk mengambil peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah maupun bangsa.
Ia menegaskan, kemajuan zaman harus menjadi peluang bagi santri untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat. Dengan tetap menjaga nilai-nilai agama, akhlak, dan tradisi pesantren, santri diharapkan mampu menjadi generasi yang adaptif, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis : Alfin
Editor : Basori
Sumber Berita: Timeskota.com









