Menu

Mode Gelap

Berita · 31 Mar 2026 WIB ·

Pemuda Muslimin Sumut Soroti Dugaan Pelanggaran di Lapas Kelas IIA Binjai


 Pemuda Muslimin Sumut Soroti Dugaan Pelanggaran di Lapas Kelas IIA Binjai Perbesar

MEDAN|timeskota.com Pemuda Muslimin Sumatera Utara melalui bidang Hukum dan HAM menyoroti adanya dugaan praktik ilegal yang disebut terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai. Isu ini dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak berwenang demi menjaga integritas sistem pemasyarakatan. (30/03/26)

Kepala Bidang Hukum dan HAM Pemuda Muslimin Sumut, Muhammad Suzali, SH, menyampaikan bahwa informasi yang diterima masih bersifat indikatif dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya verifikasi menyeluruh oleh instansi terkait.

Menurutnya, terdapat dugaan masuknya barang terlarang seperti narkotika, telepon genggam, perangkat elektronik, hingga peredaran uang tunai di dalam lapas. Namun, ia kembali menegaskan bahwa semua informasi tersebut harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan resmi.

“Apabila hal ini terbukti benar, maka perlu menjadi bahan evaluasi terhadap sistem pengawasan di dalam lembaga pemasyarakatan,” ujarnya.

Suzali menegaskan bahwa lapas memiliki fungsi utama sebagai tempat pembinaan dan rehabilitasi bagi warga binaan. Karena itu, setiap indikasi pelanggaran harus ditangani secara transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga mendorong Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara untuk melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan dan tata kelola di Lapas Binjai. Selain itu, pihaknya mengusulkan adanya audit serta investigasi independen guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Lebih lanjut, Suzali menyampaikan bahwa apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya kelalaian dalam pengawasan, maka perlu dilakukan penilaian terhadap kepemimpinan di lapas tersebut. Menurutnya, langkah tegas harus diambil jika terbukti terjadi pelanggaran.

Ia menambahkan, pernyataan ini merupakan bagian dari kontrol sosial masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap upaya perbaikan sistem pemasyarakatan. Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan isu ini sembari menunggu hasil klarifikasi resmi dari otoritas terkait.

Di akhir pernyataannya, Suzali mengajak seluruh pihak untuk tetap objektif dalam menyikapi informasi yang beredar serta menghormati proses hukum yang berjalan, demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan.(BB)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kapolsek Na IX-X Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kondusivitas May Day 2026

30 April 2026 - 20:12 WIB

Rikkes 2026 Digelar, Polres Sumenep Pastikan Personel Tetap Prima dan Siap Bertugas

30 April 2026 - 11:18 WIB

Rayon _Pencerahan_ Galileo Gelar Rapat Koordinasi PKD pertama, Fokus Cetak Kader Saintis-Aktivis

29 April 2026 - 21:38 WIB

Desa Duko Masuk Daftar BNN, Tokoh Masyarakat Desak Langkah Nyata

29 April 2026 - 20:58 WIB

Mubes IAA Malang Raya Sukses, Nahkodai Kepemimpinan Baru dan Pererat Solidaritas

27 April 2026 - 20:20 WIB

Warga Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polres Sumenep Lakukan Penanganan

27 April 2026 - 16:37 WIB

Trending di Berita