SUMENEP | timeskota.com – Tahun anggaran 2025 menjadi momentum penting bagi RSUD dr. H. Moh. Anwar. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas layanan kesehatan dan efisiensi pengelolaan anggaran, rumah sakit daerah tersebut mampu membuktikan kapasitas manajerialnya dengan merealisasikan pendapatan melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Capaian ini tidak sekadar angka administratif, melainkan cerminan penguatan sistem tata kelola, optimalisasi layanan, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan daerah. Manajemen dinilai semakin matang dalam membaca kebutuhan layanan sekaligus menjaga stabilitas operasional rumah sakit.
Sebagai rumah sakit tipe B, RSUD dr. H. Moh. Anwar telah dilengkapi berbagai sarana dan prasarana modern, termasuk layanan diagnostik CT-Scan, serta dukungan tenaga medis spesialis di berbagai bidang. Kelengkapan fasilitas tersebut menjadikan rumah sakit daerah ini mampu bersaing dan sejajar dengan sejumlah rumah sakit maju lainnya di Jawa Timur.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan tahun 2025 melampaui target awal yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, untuk tahun 2025 realisasi pendapatan kami melampaui target. Semoga pada tahun berikutnya bisa meningkat lebih baik lagi,” ujarnya baru-baru ini kepada media.
Ia menegaskan bahwa capaian pendapatan harus selaras dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan status rumah sakit tipe B, manajemen berkomitmen memaksimalkan kapasitas layanan, baik melalui penambahan tenaga medis spesialis maupun penguatan fasilitas penunjang.
“Peningkatan pendapatan harus sejalan dengan peningkatan mutu layanan. Ketika pelayanan semakin baik dan kepercayaan masyarakat meningkat, maka dampaknya juga akan terlihat pada pendapatan rumah sakit,” tambahnya.
Sebagai informasi, RSUD dr. H. Moh. Anwar menjadi salah satu penyumbang signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep dari sektor retribusi kesehatan. Untuk tahun ini, manajemen rumah sakit menargetkan pendapatan sebesar Rp116 miliar.
Dengan tren kinerja yang terus menunjukkan grafik positif, target tersebut optimistis dapat direalisasikan bahkan berpotensi terlampaui.











