Puskesmas Guluk-Guluk Perkuat Ketahanan Mental Remaja, Sinergikan Program P3LP dan Pencegahan NAPZA di Sekolah

- Editorial Team

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – timeskota.comPuskesmas Guluk-Guluk terus memperkuat komitmennya dalam membangun generasi muda yang sehat dan tangguh melalui pelaksanaan Program First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) yang disinergikan dengan edukasi pencegahan penyalahgunaan NAPZA dan penguatan kesehatan jiwa remaja.

Kegiatan yang menyasar siswa dan guru tingkat SMA, SMK, hingga MTs tersebut berlangsung interaktif di ruang kelas dengan menghadirkan tim Programer Napza dan Programer Kesehatan Jiwa.

Edukasi yang diberikan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mendorong partisipasi aktif siswa dalam memahami pentingnya menjaga kesehatan mental serta menjauhi perilaku berisiko.

Dalam pemaparannya, Programer Napza Puskesmas Guluk-Guluk, Yuliana Fitriyanti, SST, menegaskan bahwa remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

Baca Juga:  Bupati Achmad Fauzi Dorong Koperasi Sumenep Semakin Sehat, Profesional, dan Berdaya Saing

“Remaja adalah kelompok yang rentan terhadap pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan NAPZA. Karena itu, penting bagi mereka memiliki ketahanan mental, keberanian berkata tidak, serta lingkungan pertemanan yang sehat.

Melalui program ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan jiwa sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik,” ujar Yuliana.

Ia menambahkan, upaya pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, serta dukungan keluarga agar remaja memiliki benteng moral dan psikologis yang kuat dalam menghadapi tekanan sosial.

Selain isu penyalahgunaan NAPZA, materi juga menyoroti persoalan perundungan (bullying) yang kerap terjadi di lingkungan pendidikan. Melalui Program P3LP, siswa dibekali kemampuan dasar untuk menjadi first aider—garda terdepan dalam mendeteksi dan merespons persoalan psikologis di sekolah.

Baca Juga:  Perkuat Kebersamaan, Polres Sumenep Laksanakan Apel Pagi dan Halal Bihalal

Kepala Puskesmas Guluk-Guluk, dr. Sari Yuli Yanti, M.Kes, menegaskan bahwa pendekatan integratif antara program kesehatan jiwa dan pencegahan NAPZA merupakan langkah strategis dalam menciptakan sekolah yang aman dan ramah anak.

“Kami mengintegrasikan program kesehatan jiwa dan pencegahan NAPZA karena keduanya saling berkaitan. Remaja yang memiliki mental kuat dan dukungan lingkungan yang baik akan lebih mampu menghindari perilaku menyimpang. Sekolah harus menjadi ruang aman yang membangun karakter, bukan hanya tempat transfer ilmu,” tegas dr. Sari.

Menurutnya, penguatan aspek promotif dan preventif menjadi kunci dalam membangun budaya sekolah yang sehat. Dengan menanamkan empati, solidaritas, serta kepedulian sosial antarwarga sekolah, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan bebas dari kekerasan maupun penyalahgunaan zat berbahaya.

Baca Juga:  MBG: Antara Harapan Rakyat dan Tantangan Tata Kelola

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Diskusi terbuka dan sesi tanya jawab menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan pengalaman serta pandangan mereka terkait tekanan pergaulan, kesehatan mental, dan tantangan remaja masa kini.

Melalui program ini, Puskesmas Guluk-Guluk menegaskan perannya tidak hanya sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga sebagai mitra strategis dunia pendidikan dalam pembinaan karakter dan penguatan ketahanan mental generasi muda.

Ke depan, program serupa akan terus digencarkan sebagai bagian dari komitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing di wilayah Guluk-Guluk dan sekitarnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah
Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Berita Terbaru