Tiga Bulan Laporan Mandek, Advokat Nurul Hidayatullah, S.H Soroti Tarif dan Proyek Pipa PDAM di Pinggirpapas–Karanganyar

- Editorial Team

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto pipa yang Pecah di Desa Karanganyar, dan Advokat Nurul Hidayatullah,SH

Foto pipa yang Pecah di Desa Karanganyar, dan Advokat Nurul Hidayatullah,SH

SUMENEP –timeskota.com Polemik pelayanan air bersih kembali mencuat di Desa Pinggirpapas dan Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget. Advokat Nurul Hidayatullah, S.H melayangkan kritik keras terhadap manajemen PDAM Kabupaten Sumenep terkait dugaan penagihan tarif tidak wajar serta kualitas pekerjaan jaringan pipa yang dinilai bermasalah di dua desa tersebut.

Nurul Hidayatullah menyebut, laporan terkait persoalan itu sudah disampaikan sejak tiga bulan lalu. Namun hingga kini, menurutnya, belum ada tindak lanjut konkret dari pihak PDAM.

“Sudah tiga bulan laporan, malah dibiarkan saja seperti itu,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, terdapat konsumen di Desa Pinggirpapas yang tetap dikenakan tarif sekitar Rp150 ribu per bulan selama tiga bulan berturut-turut, padahal sambungan air dari pipa tersebut diklaim tidak pernah digunakan sama sekali.

Baca Juga:  Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

“Bahkan konsumen dari sambungan pipa itu kena tarif tak normal, padahal tidak pernah dipakai sama sekali. Dalam waktu tiga bulan berturut-turut kena Rp150 ribuan,” ujarnya.

Nurul menilai kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat dan mencederai prinsip pelayanan publik. Ia bahkan menyatakan sikap tegas jika pada bulan berikutnya tagihan serupa kembali muncul.

“Kalau bulan depan kena Rp150 ribu lagi, mogok tidak mau bayar. Meskipun dicabut, tidak masalah,” katanya.

Tak hanya soal tarif, ia juga menyoroti dugaan pekerjaan pemasangan pipa di Karanganyar yang dinilai tidak sesuai standar teknis. Disebutkan ada dua pipa yang justru muncul ke permukaan, bukan tertanam sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan 2026, Kapolres Sumenep Tanam Jagung Bersama Bhayangkari

“Kedua pipanya sampai keluar. Biasanya kan ditanam, malah muncul. Itu kurang dalam tanamannya. Ini jadi pertanyaan, apakah anggarannya dimodifikasi atau bagaimana cara kerjanya dalam masalah air ini?” sindirnya.

Selain itu, ia juga menambahkan adanya titik pipa bocor di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, yang hingga kini belum tertangani secara maksimal. Kebocoran tersebut dinilai berpotensi menyebabkan pemborosan air sekaligus menurunkan tekanan distribusi ke rumah warga.

Menurutnya, kondisi jaringan yang tidak tertanam sempurna serta adanya kebocoran menunjukkan lemahnya pengawasan teknis dalam pelaksanaan proyek. Ia mendesak agar dilakukan pengecekan lapangan dan audit pekerjaan guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran.

Baca Juga:  Menu MBG Dapur Pordepor Yayasan Darul Arqom Batugerbuy Diduga Asal-asalan, Wali Siswa Kecewa

Advokat Nurul Hidayatullah juga mengaku telah menyampaikan persoalan itu melalui pesan WhatsApp kepada Direktur Utama PDAM Sumenep. Namun respons yang diterima dinilai belum menjawab substansi laporan.

“Saya sudah laporkan melalui WA pribadi Pak Dirut PDAM. Balasannya cuma, ‘terima kasih infonya pak’,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi timeskota.com belum memperoleh keterangan resmi dari pihak PDAM Sumenep terkait dugaan penagihan tanpa pemakaian, kualitas pemasangan pipa di Pinggirpapas, maupun titik kebocoran di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi manajemen PDAM Sumenep guna menjaga prinsip keberimbangan informasi sesuai kode etik jurnalistik.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah
Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Berita Terbaru