Warga Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polres Sumenep Lakukan Penanganan

- Redaksi

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Seorang warga lanjut usia di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur miliknya sendiri pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban berinisial J (76), perempuan, warga Dusun Libiliyan, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat setelah sebelumnya korban dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Minggu (26/4/2026).

Berdasarkan keterangan saksi berinisial R (44), yang merupakan tetangga korban, awalnya ia sempat mendatangi sumur di belakang rumah korban pada siang hari untuk memperbaiki pompa air. Saat itu, kondisi sumur terlihat tertutup, namun bagian penutup jaring tampak sedikit terbuka.

Baca Juga:  KPK Ungkap Modus Simpatikan Manipulasi Pita Cukai Rokok, Penyuluh Antikorupsi: "Merusak Keuangan Dan Perekonomian Negara"

Keesokan harinya, saat kembali ke lokasi untuk melanjutkan pekerjaannya, saksi melihat adanya sesosok tubuh di dalam sumur. Ia kemudian segera memberitahukan kepada pihak keluarga korban dan warga sekitar, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaporan kepada pihak kepolisian.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas dari Polsek Bluto bersama unsur terkait segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi korban dari dalam sumur berhasil dilakukan sekitar pukul 13.58 WIB dengan melibatkan tim gabungan.

Baca Juga:  Malam Penuh Haru, Wisuda XXIV Madrasah Tarbiyatul Athfal Tanodung Laok Antar Generasi Menuju Masa Depan Gemilang

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Kami telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta melakukan olah TKP. Dari hasil sementara, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau tindak pidana,” ujar AKBP Anang Hardiyanto.

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan proses autopsi.

Baca Juga:  DPK KNPI Medan Marelan Gelar Silaturahmi Pemuda Bertema “Berkah Ramadan untuk Semua”

“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kejadian ini dan tidak berkenan dilakukan autopsi. Kami tetap menghormati keputusan keluarga,” tambahnya.

Diketahui, berdasarkan informasi keluarga, korban sebelumnya memiliki riwayat gangguan kesehatan yang diduga menjadi salah satu faktor terjadinya peristiwa tersebut.

Saat ini, pihak kepolisian memastikan situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif, serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat
Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu
Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan
Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani
Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum
Bekali Generasi Muda, Polresta Sumenep Sosialisasikan Pemanfaatan AI di MAN Sumenep
RSUDMA Sumenep Perluas Layanan Urologi, Kini Bisa Diakses Peserta BPJS
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Digital melalui Sistem Rumah Sakit Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:33 WIB

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum

Berita Terbaru