Semarak Tahun Baru Islam, Pawai Lampion Sumenep Tampilkan Kreativitas dan Semangat Hijrah

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP | timeskota.com  – Suasana malam Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumenep berlangsung meriah dan penuh makna. Ribuan warga memadati pusat kota untuk menyaksikan Pawai Lampion yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (29/6/2026) malam. Tradisi tahunan ini tidak hanya menghadirkan panorama cahaya yang memukau, tetapi juga menjadi simbol semangat hijrah, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pawai lampion secara resmi dilepas oleh Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., dari depan Pendopo Agung Keraton Sumenep. Sejak garis start, ratusan peserta dari berbagai sekolah, organisasi, dan instansi pemerintahan mulai berjalan menyusuri ruas-ruas utama Kota Sumenep.

Peserta yang terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP, sederajat, hingga perwakilan organisasi dan instansi pemerintah membawa lampion dengan beragam bentuk dan desain bernuansa Islami. Cahaya lampion yang menghiasi sepanjang rute pawai sukses memikat perhatian masyarakat yang telah memadati sisi jalan sejak sore hari.

Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut adalah kreativitas para peserta yang memanfaatkan barang-barang bekas ramah lingkungan sebagai bahan pembuatan lampion. Inovasi tersebut tidak hanya menghasilkan karya yang indah, tetapi juga menjadi media edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan kembali limbah yang masih bernilai.

Semangat menjaga kebersihan juga tampak selama pelaksanaan pawai. Pasukan kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep turut berparade sambil memungut sampah di sepanjang rute.
Kehadiran mereka mendapat apresiasi dari masyarakat karena memastikan kemeriahan acara tetap berjalan seiring dengan terjaganya kebersihan kota.

Pawai lampion tidak sekadar menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani nilai-nilai hijrah Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan di tengah masyarakat.

Salah seorang siswa MIN Tarateh, Moh. Firdaus Ainur Ridwan, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam merupakan momentum penting agar generasi muda semakin mengenal dan menghargai kalender Hijriah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan bahwa umat Islam perlu memperingati Tahun Baru Islam, bukan hanya Tahun Baru Masehi. Semoga semangat hijrah menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Basori

Editor : Sudarsono

Sumber Berita: timeskota.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov NTB Jadikan Sumenep Referensi Pengembangan Tata Kelola Pemerintahan
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Sumenep, Bupati Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif
Bahasa Madura Resmi Jadi Muatan Lokal Wajib di Sumenep, Pemkab Perkuat Pelestarian Budaya Sejak Dini
Nelayan Hilang di Perairan Sapeken Ditemukan Meninggal, Polsek Pastikan Proses Evakuasi Berjalan Lancar
Bupati Fauzi Rotasi Pejabat, Achmad Dzulkarnain Resmi Pimpin DPMD Sumenep
Sidang PMH di PN Balige: Dua Saksi Tergugat Sampaikan Keterangan Terkait Rumah Sengketa
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Masuk Program KJSU Nasional, Layanan Kanker hingga Jantung Kian Dekat dengan Masyarakat
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tegaskan Pelayanan Setara untuk Semua Pasien, Perkuat Transparansi Lewat IPP 24 Jam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:19 WIB

Pemprov NTB Jadikan Sumenep Referensi Pengembangan Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:48 WIB

Semarak Tahun Baru Islam, Pawai Lampion Sumenep Tampilkan Kreativitas dan Semangat Hijrah

Senin, 29 Juni 2026 - 19:36 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Sumenep, Bupati Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Senin, 29 Juni 2026 - 17:35 WIB

Bahasa Madura Resmi Jadi Muatan Lokal Wajib di Sumenep, Pemkab Perkuat Pelestarian Budaya Sejak Dini

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:44 WIB

Nelayan Hilang di Perairan Sapeken Ditemukan Meninggal, Polsek Pastikan Proses Evakuasi Berjalan Lancar

Berita Terbaru