SUMENEP | Timeskota.com , Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri se-Kabupaten Sumenep menyelenggarakan Workshop Perencanaan Berbasis Data (PBD) dalam Upaya Meningkatkan Mutu Satuan Pendidikan melalui Penguatan Literasi, Numerasi, dan Pembelajaran Mendalam.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pengelolaan sekolah berdasarkan data yang objektif, sehingga program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing satuan pendidikan.
Workshop tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Mohammad Iksan, S.Pd., MT. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pemanfaatan data sebagai dasar dalam menentukan prioritas program peningkatan mutu pendidikan.
Menurutnya, perencanaan sekolah tidak cukup hanya berdasarkan kebiasaan atau perkiraan, tetapi perlu berangkat dari data dan kondisi nyata satuan pendidikan. Dengan demikian, setiap program yang dirancang diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
Ketua MKKS SMP Negeri se-Kabupaten Sumenep, Syaiful Rizal Alinata, S.Pd., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bentuk komitmen bersama para kepala sekolah untuk terus memperkuat tata kelola dan mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep.
“Melalui perencanaan berbasis data, sekolah diharapkan mampu mengidentifikasi akar masalah, menentukan prioritas perbaikan, serta menyusun program yang lebih terarah dan berdampak terhadap peningkatan mutu pembelajaran,” ungkapnya.
Sebagai pemateri, workshop menghadirkan Ibu Soepriatin Poeerwaningtyas,S. Pd, M.Pd. dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Materi yang disampaikan berfokus pada implementasi perencanaan berbasis data serta strategi penguatan literasi, numerasi, dan pembelajaran mendalam di satuan pendidikan.
Peserta mendapatkan penguatan mengenai bagaimana hasil evaluasi dan berbagai data pendidikan dapat dianalisis untuk menemukan akar permasalahan, kemudian diterjemahkan menjadi program dan kegiatan yang relevan. Penguatan literasi dan numerasi juga menjadi perhatian penting karena keduanya merupakan fondasi kemampuan peserta didik dalam memahami informasi, memecahkan masalah, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, konsep pembelajaran mendalam menjadi bagian penting dalam workshop. Pendekatan tersebut diarahkan untuk mendorong proses pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan mendorong peserta didik tidak sekadar menghafal materi, tetapi mampu memahami, mengaplikasikan, menganalisis, serta merefleksikan pengetahuan yang diperoleh.
Melalui kegiatan ini, MKKS SMP Negeri se-Kabupaten Sumenep berharap seluruh peserta dapat membawa hasil workshop untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Perencanaan yang berbasis data diharapkan mampu menghasilkan kebijakan dan program sekolah yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran.
Workshop ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarkepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam mewujudkan satuan pendidikan yang terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan mutu secara berkelanjutan.
Penulis : Robert
Editor : Basori
Sumber Berita: Timeskota.com









