Wali Siswa Tanggapi Penjelasan SPPG Pordepor, Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Menu MBG

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/animasi. Foto ini hanya sebagai gambaran visual Dapur MBG Desa Pordepor, Kecamatan Guluk-Guluk, yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Arqom Batugerbuy, dan bukan merupakan foto kondisi atau lokasi sebenarnya.

Ilustrasi/animasi. Foto ini hanya sebagai gambaran visual Dapur MBG Desa Pordepor, Kecamatan Guluk-Guluk, yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Arqom Batugerbuy, dan bukan merupakan foto kondisi atau lokasi sebenarnya.

SUMENEP | timeskota.com – Penjelasan Kepala SPPG Pordepor mengenai menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada siswa kembali mendapat tanggapan dari wali siswa.

SPPG Pordepor diketahui merupakan dapur yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Arqom Batugerbuy. Wali siswa menegaskan bahwa persoalan yang disampaikan sebelumnya bukan disebabkan oleh menu dalam foto yang tidak terlihat secara keseluruhan. Menurutnya, seluruh menu yang diterima telah terdokumentasikan.

Namun, yang menjadi perhatian adalah dugaan minimnya menu yang diberikan kepada siswa jika dibandingkan dengan anggaran yang dialokasikan untuk setiap porsi MBG.

Menanggapi penjelasan Kepala SPPG Pordepor yang menyarankan agar menu difoto saat masih berada di dalam ompreng di sekolah karena paket MBG tidak diperbolehkan dibawa pulang, wali siswa menyatakan memahami ketentuan tersebut.

Namun, menurutnya, penjelasan tersebut belum menjawab substansi keluhan yang disampaikan para wali siswa.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan 2026, Kapolres Sumenep Tanam Jagung Bersama Bhayangkari

“Kalau soal foto, seluruh menu yang diterima memang sudah terfoto. Kami juga memahami bahwa MBG tidak boleh dibawa pulang. Yang kami pertanyakan adalah isi dan porsi menu, apakah sudah sebanding dengan anggaran yang dialokasikan untuk setiap porsi?” ujar wali siswa.

Ia menilai, pembahasan seharusnya tidak bergeser pada persoalan teknis pengambilan foto, sementara pertanyaan mengenai kesesuaian menu dengan anggaran per porsi belum memperoleh penjelasan yang jelas.

“Jangan persoalan fotonya yang dibahas. Pertanyaan kami adalah, dengan anggaran per porsi yang telah ditentukan, apakah menu yang diterima siswa memang sudah sesuai?” tegasnya.

Wali siswa juga meminta SPPG Pordepor bersama mitra pelaksana untuk terbuka terhadap kritik maupun pertanyaan dari masyarakat. Menurutnya, penggunaan anggaran dalam program MBG merupakan hal yang wajar mendapat perhatian publik, terlebih penerima manfaatnya adalah para siswa.

Baca Juga:  RSUDMA Sumenep Perluas Layanan Urologi, Kini Bisa Diakses Peserta BPJS

“Kalau memang menu dan porsinya sudah sesuai dengan anggaran per porsi, hal itu dapat dijelaskan secara terbuka. Tidak perlu bersikap defensif terhadap pertanyaan wali siswa,” ujarnya.

Ia berharap SPPG Pordepor yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Arqom Batugerbuy bersama mitra pelaksana tidak hanya memberikan penjelasan secara lisan, tetapi juga membuka informasi secara transparan mengenai standar porsi, komposisi menu, serta mekanisme penggunaan anggaran dalam setiap paket MBG yang diterima siswa.

Menurutnya, keterbukaan tersebut penting agar tidak muncul kesalahpahaman di tengah masyarakat dan para wali siswa dapat mengetahui bahwa makanan yang diberikan benar-benar telah sesuai dengan standar program serta anggaran yang ditetapkan.

Baca Juga:  Bekali Generasi Muda, Polresta Sumenep Sosialisasikan Pemanfaatan AI di MAN Sumenep

“Kalau memang menu, komposisi, dan porsinya sudah sesuai dengan anggaran per porsi, kami meminta agar hal itu dijelaskan secara terbuka dan transparan. Kalau perlu, tunjukkan standar porsi dan komponen menu yang menjadi acuannya. Kami tidak bermaksud menuduh siapa pun, tetapi sebagai wali siswa kami berhak mempertanyakan dan mengetahui bagaimana kesesuaian antara anggaran dan makanan yang diterima anak-anak kami,” tegasnya.

Ia menambahkan, transparansi bukan bentuk tudingan, melainkan bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG.

“Kami berharap persoalan ini tidak berhenti pada perdebatan soal foto atau dokumentasi. Yang kami minta sederhana, yaitu keterbukaan. Jika semuanya sudah sesuai aturan dan anggaran, silakan disampaikan dan dibuktikan secara transparan kepada wali siswa maupun masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemuda Desa Sendir Turun Tangan, Sejumlah Persoalan Desa Dibongkar di Kecamatan
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Bawa Sejumlah Persoalan ke Meja Camat Lenteng
Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo Agung
Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG Pordepor Disorot, Kepala Dapur dan Mitra Diminta Terbuka
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Assadad Ambunten, Sinergi Polri dan Ulama Diperkuat
Kapolresta Sumenep Turun Langsung ke Rubaru, Serap Aspirasi 11 Kades dan Tokoh Masyarakat
Jelang Pelantikan, DPW AWDI DKI Jakarta Perkuat Konsolidasi dan Tegaskan Independensi Pers
Banggar DPRD Sumenep Bahas P-APBD 2026, Struktur Anggaran Kembali Bergeser

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:56 WIB

Pemuda Desa Sendir Turun Tangan, Sejumlah Persoalan Desa Dibongkar di Kecamatan

Jumat, 4 September 2026 - 10:50 WIB

Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Bawa Sejumlah Persoalan ke Meja Camat Lenteng

Jumat, 4 September 2026 - 09:04 WIB

Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo Agung

Selasa, 1 September 2026 - 20:40 WIB

Wali Siswa Tanggapi Penjelasan SPPG Pordepor, Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Menu MBG

Selasa, 1 September 2026 - 10:17 WIB

Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG Pordepor Disorot, Kepala Dapur dan Mitra Diminta Terbuka

Berita Terbaru