Klarifikasi IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung Terkait Video yang Beredar di Media Sosial

- Editorial Team

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung, S.H., M.H

IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung, S.H., M.H

LABUHANBATU UTARA|timeskota.com — Menanggapi beredarnya video di media sosial yang menampilkan dirinya dengan narasi yang tidak sesuai dengan fakta, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung, S.H., M.H. memberikan klarifikasi agar masyarakat memahami kejadian yang sebenarnya.(16/03/26)

Ia menjelaskan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi pada 10 Agustus 2025 di objek wisata Sungai Gomara Swiss, Desa Simonis, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Saat itu, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung sedang berwisata bersama keluarganya. Ia juga sempat membuat video di jembatan gantung di lokasi tersebut dengan tujuan positif, yakni untuk membantu mempromosikan objek wisata agar lebih dikenal masyarakat luas serta menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Baca Juga:  DPK KNPI Medan Marelan Gelar Silaturahmi Pemuda Bertema “Berkah Ramadan untuk Semua”

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berinteraksi dengan Kepala Desa Simonis, Amrul Hajari Munthe, S.Sos.I. Saat berada di sekitar sungai, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung melihat kepala desa mengambil dan memakan buah yang oleh warga setempat dikenal sebagai “buah ular.” Karena penasaran dan sempat mengira buah tersebut beracun, ia kemudian mendatangi kepala desa untuk mendokumentasikan penjelasan mengenai buah tersebut.

Dalam penjelasannya, Kepala Desa Simonis menyampaikan bahwa buah tersebut tidak beracun dan aman untuk dikonsumsi, dengan rasa yang menyerupai buah pinang atau memiliki sensasi kelat.

Baca Juga:  Pemprov NTB Jadikan Sumenep Referensi Pengembangan Tata Kelola Pemerintahan

Namun, video asli tersebut kemudian diambil oleh pihak lain dan diedit secara manipulatif oleh sebuah akun media sosial bernama “Aki” pada 14 Maret 2026. Dalam versi yang telah diedit tersebut, ditambahkan tanda panah yang diarahkan kepada beberapa pengunjung yang berada di belakang kepala desa dengan narasi bahwa mereka merupakan “bandar ilegal logging.” Padahal, orang-orang tersebut tidak dikenal oleh IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung dan tidak memiliki hubungan dengan kegiatan yang sedang dilakukan saat itu.

Selain itu, video tersebut juga digabungkan dengan potongan video lain milik akun “Khoir Munthe” yang menampilkan truk bermuatan kayu. Penggabungan video tersebut menimbulkan kesan seolah-olah terdapat aktivitas illegal logging di lokasi wisata tersebut.

Baca Juga:  Puskesmas Guluk-Guluk Perkuat Ketahanan Mental Remaja, Sinergikan Program P3LP dan Pencegahan NAPZA di Sekolah

IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung menegaskan bahwa potongan video tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan kegiatan yang ia lakukan saat berada di lokasi wisata Sungai Gomara Swiss.

Melalui klarifikasi ini, ia berharap masyarakat dapat memahami kejadian yang sebenarnya serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar atau telah dimanipulasi di media sosial. Ia juga mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang belum terverifikasi kebenarannya.(Arif)

SUMBER :ILHAM

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah
Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Berita Terbaru