Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, timeskota.com – Pelaksanaan proyek rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, menuai sorotan. Dugaan pekerjaan yang tidak sesuai standar teknis serta penggunaan metode pelaksanaan yang dinilai kurang tepat menjadi perhatian serius Ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Sumenep, M. Rakib.

Proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp2.571.669.000 yang bersumber dari APBD 2026 tersebut dinilai harus mendapat pengawasan ketat. Sebab, anggaran yang digunakan merupakan uang negara sehingga kualitas pekerjaan dan proses pelaksanaannya wajib dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Kasus Penganiayaan Anggota HBB, Penanganan Polsek Medan Kota Jadi Perhatian

“Jangan jadikan proyek pemerintah sebagai ajang mencari keuntungan dengan mengorbankan mutu pekerjaan. Jika benar dikerjakan asal-asalan, maka CV. Gudang Satu harus siap bertanggung jawab,” tegas Rakib, Minggu (23/8/2026).

Menurutnya, sejumlah temuan di lapangan perlu segera diklarifikasi oleh kontraktor maupun instansi teknis. Mulai dari dugaan metode pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, kualitas material yang dipertanyakan, hingga proses pelaksanaan yang dinilai terburu-buru.

AWDI juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep agar memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Pengawasan dinilai penting dilakukan secara menyeluruh, terutama sebelum pekerjaan dinyatakan selesai dan dilakukan pembayaran secara penuh, guna mencegah potensi kerugian daerah.

Baca Juga:  Tebar Kepedulian di Balik Jeruji, SMSI Sumenep–Ar-Raudah Computer Salurkan 500 Takjil ke Warga Rutan

“Kami mengingatkan PPK, konsultan pengawas, dan dinas terkait agar benar-benar menjalankan fungsi pengawasan. Jangan sampai proyek miliaran rupiah ini baru beberapa bulan sudah mengalami kerusakan,” lanjutnya.

Selain itu, AWDI mengajak masyarakat turut mengawasi pembangunan dengan melaporkan atau mendokumentasikan apabila menemukan indikasi pekerjaan yang diduga tidak sesuai ketentuan di lapangan. Pengawasan publik dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan penggunaan APBD memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Juga:  Kick Off Your College Financial Aid Game This Fall

Hingga berita ini ditayangkan, pihak CV. Gudang Satu selaku pelaksana proyek dan Dinas PUTR Kabupaten Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait sejumlah dugaan yang menjadi sorotan tersebut. Detakkota.com masih berupaya meminta konfirmasi kepada kedua pihak untuk memperoleh penjelasan dan memastikan pemberitaan tetap berimbang.

 

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat
Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan
Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani
Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum
Bekali Generasi Muda, Polresta Sumenep Sosialisasikan Pemanfaatan AI di MAN Sumenep
RSUDMA Sumenep Perluas Layanan Urologi, Kini Bisa Diakses Peserta BPJS
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Digital melalui Sistem Rumah Sakit Online
Kemerdekaan Jadi Energi Pengabdian, RSUDMA Sumenep Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:33 WIB

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum

Berita Terbaru