Kronologi Kisruh Halal Bihalal Alumni KAMMI Sumut

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN|timeskota.com -19 April 2026 — Ketua PW KAMMI Sumatera Utara, Irham Sadani Rambe, menyampaikan kronologi terkait kisruh dalam kegiatan Halal Bihalal Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Sumut yang berlangsung pada Minggu (19/4/2026).

Kegiatan Halal Bihalal tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, dua hari sebelum acara, tepatnya pada Jumat (17/4/2026) pukul 19.30 WIB, telah dilakukan pertemuan antara Ketua KA KAMMI Sumut, Abdul Rahim Siregar, dan Ketua PW KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe, di Jalan Abdullah Lubis, Medan.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengklarifikasi bahwa tidak akan ada agenda pelantikan yang mengatasnamakan PW KAMMI Sumut dalam kegiatan Halal Bihalal tersebut. Abdul Rahim Siregar juga menyampaikan permohonan maaf atas beredarnya flyer yang mencantumkan agenda pelantikan PW KAMMI Sumut, serta berkomitmen menjaga persatuan organisasi.

 

Dalam pertemuan itu, disepakati beberapa hal:

Baca Juga:  Ketua Badko HMI Sumut Mengaku Terima Pesan Ancaman Usai diskusi Kasus Andri Yunus

Kader KAMMI diperbolehkan hadir untuk meramaikan kegiatan.

Tidak mengundang Irham Sadani Rambe dan Hasan Basri guna menghindari potensi kericuhan.

Tidak menghadirkan pengurus pusat dalam acara tersebut.

Namun, dalam pelaksanaannya, kesepakatan tersebut dinilai tidak dijalankan. Kehadiran pihak yang mengatasnamakan PW KAMMI Sumut dan pengurus pusat memicu protes dari kader KAMMI di lokasi acara.

 

Kronologi Kericuhan

Kericuhan bermula ketika Irwandi dari PW KAMMI Sumut mempertanyakan kehadiran Nazmul Watan dan Hasan Basri di dalam aula. Karena tidak mendapatkan jawaban yang jelas, ia meminta agar Nazmul Watan meninggalkan ruangan.

Situasi kemudian memanas dan terjadi aksi dorong-mendorong antar peserta. Sejumlah alumni disebut memanggil Satpol PP untuk pengamanan. Dalam situasi yang semakin tegang, terjadi dugaan provokasi yang berujung pada tindakan kekerasan terhadap kader yang menyampaikan protes.

Insiden fisik pun tak terhindarkan. Akhmad Khairul Umam (panitia acara) dilaporkan memukul seorang kader bernama Alwi. Peristiwa tersebut memicu reaksi dari Muslimin yang membalas secara spontan, hingga menyebabkan Akhmad Khairul Umam terjatuh dan mengalami luka di kepala.

Baca Juga:  ASMI BAND Meriahkan Haflatul Ikhtibar ke-24 Madrasah Al-Falah Rajun Pasongsongan

Selanjutnya, Muslimin disebut mengalami pengeroyokan oleh sejumlah alumni sebelum akhirnya diamankan oleh Satpol PP dan dikeluarkan dari lokasi. Dalam proses pengamanan tersebut, disebutkan bahwa ia kembali menerima pukulan.

Selain itu, terjadi pula dugaan tindakan kekerasan lain di dalam ruangan transit kantor Gubernur Sumut, termasuk penamparan terhadap salah satu kader serta ancaman oleh pihak yang diduga sebagai provokator.

 

Penegasan Sikap

Irham Sadani Rambe menegaskan bahwa kericuhan ini bukan hal yang diinginkan. Ia mengutuk segala bentuk kekerasan dalam aktivitas organisasi dan menekankan pentingnya menjaga nilai persaudaraan serta etika berorganisasi.

Ia juga menyampaikan bahwa insiden terjadi akibat tidak dijalankannya kesepakatan sebelumnya. Menurutnya, kader yang hadir awalnya menyampaikan protes secara baik, namun justru mendapat tindakan kekerasan terlebih dahulu.

Baca Juga:  Kick Off Your College Financial Aid Game This Fall

Dalam kejadian tersebut, tercatat enam kader KAMMI mengalami luka lebam di bagian kepala dan tubuh. Sementara dari pihak lain, satu orang mengalami luka di kepala yang diduga akibat terbentur dinding.

Irham juga membantah isu yang menyebut adanya penyerangan besar-besaran. Ia menyatakan jumlah kader yang hadir hanya sekitar 10 orang, sementara peserta lain di dalam aula mencapai ratusan orang.

“Kami sangat menyesalkan kegiatan Halal Bihalal yang seharusnya menjadi momentum mempererat ukhuwah justru diwarnai perpecahan,” ujarnya.

Ia pun mengimbau seluruh kader KAMMI di Sumatera Utara agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Saya mengajak seluruh kader untuk tetap tenang, menjaga persaudaraan, dan tidak terjebak dalam opini maupun fitnah yang dapat merusak organisasi,” tutupnya.(IHB)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat
Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu
Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan
Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani
Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum
Bekali Generasi Muda, Polresta Sumenep Sosialisasikan Pemanfaatan AI di MAN Sumenep
RSUDMA Sumenep Perluas Layanan Urologi, Kini Bisa Diakses Peserta BPJS
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Digital melalui Sistem Rumah Sakit Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:33 WIB

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum

Berita Terbaru