JAKARTA | timeskota.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan seluruh elemen masyarakat. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis, Polri diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan pelayanan yang humanis, transparan, dan berkeadilan sesuai semangat tema “Polri Mengabdi untuk Masyarakat.”
Momentum tersebut mendapat apresiasi dari PD Hima Persis Jakarta Timur. Organisasi mahasiswa ini menyatakan dukungan terhadap dedikasi Polri sekaligus menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mengawal terciptanya pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Ketua PD Hima Persis Jakarta Timur, Daffa Alfajri, mengatakan mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab untuk ikut membangun kolaborasi yang positif dengan kepolisian. Menurutnya, sinergi yang kuat antara mahasiswa dan aparat penegak hukum menjadi modal penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Timur.
“Di usia Polri yang ke-80 ini, kami mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami siap memberikan dukungan serta menjadi mitra strategis dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya, Jumat (3/7).
Ia menilai komunikasi yang baik antara mahasiswa dan kepolisian akan menjadi jembatan bagi tersampaikannya aspirasi masyarakat secara konstruktif, sekaligus membantu mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sejak dini.
Di sisi lain, PD Hima Persis Jakarta Timur juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi institusi Polri di era digital. Peningkatan profesionalisme, penguatan penanganan kejahatan siber (cyber crime), pemberantasan judi online, serta perang terhadap peredaran narkoba dinilai harus terus menjadi prioritas yang dijalankan secara transparan dan akuntabel.
Menurut Daffa, tantangan tersebut justru menjadi peluang bagi Polri untuk terus melakukan pembenahan dan memperkuat reformasi kelembagaan. Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, Polri diyakini mampu bertransformasi menjadi institusi yang semakin modern, profesional, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Meski memberikan dukungan penuh, PD Hima Persis Jakarta Timur menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif. Dukungan yang diberikan bukan berarti menghilangkan sikap kritis, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral agar Polri senantiasa menjalankan tugas pengayoman, perlindungan, dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.
“Kami mengapresiasi setiap pengabdian personel Polri dalam menjaga keamanan bangsa. Namun sebagai mitra strategis, kami juga akan terus memberikan masukan dan kritik yang membangun agar Polri semakin dipercaya masyarakat serta tetap mengedepankan prinsip humanis, profesional, dan berkeadilan,” tegasnya.
Melalui peringatan HUT Bhayangkara ke-80, PD Hima Persis Jakarta Timur berharap kolaborasi yang semakin erat antara Polri, mahasiswa, dan seluruh komponen masyarakat dapat memperkuat stabilitas keamanan nasional serta mendorong terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan maju.









