Edi Kuswanto Digadang-Gadang Maju Pilkades Lembung Timur, Warga Harapkan Perubahan

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edi Kuswanto (kanan), sosok pengusaha muda asal Desa Lembung Timur, yang namanya mulai digadang untuk maju di Pilkades 2029, foto bareng Kedes Kirno.

Edi Kuswanto (kanan), sosok pengusaha muda asal Desa Lembung Timur, yang namanya mulai digadang untuk maju di Pilkades 2029, foto bareng Kedes Kirno.

SUMENEP, Timeskota.com – Dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, mulai menjadi perhatian masyarakat. Meski pelaksanaan Pilkades masih beberapa tahun lagi, sejumlah nama mulai diperbincangkan warga, salah satunya Edi Kuswanto, seorang pengusaha muda yang dinilai memiliki kepedulian sosial dan kedekatan dengan masyarakat.

Sosok yang akrab disapa Kus tersebut disebut-sebut berpeluang maju dalam kontestasi Pilkades Lembung Timur 2029. Meski tahapan resmi pemilihan belum dimulai, dukungan dan perbincangan mengenai namanya mulai terdengar di berbagai kalangan masyarakat, mulai dari warung kopi hingga majelis taklim.

Edi Kuswanto bukan nama baru di Desa Lembung Timur. Ia dikenal sebagai sosok dermawan yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Ansor Nonggunong Gelar Program Peduli Fakir Miskin, Delapan Desa Jadi Sasaran

Tanpa membedakan latar belakang, bantuan dari Kus kerap mengalir saat warga membutuhkan. Mulai dari santunan anak yatim, perbaikan rumah ibadah, hingga bantuan modal usaha bagi pelaku usaha kecil.

“Beliau dikenal rendah hati, mudah bergaul, dan tidak pernah menutup diri ketika ada warga yang membutuhkan bantuan. Karakter seperti itu dibutuhkan untuk memimpin desa,” ujar Badri, salah seorang tokoh masyarakat.

Selain kepedulian sosialnya, warga juga menilai rekam jejak Edi Kuswanto sebagai pengusaha muda sukses menjadi nilai tambah. Pengalaman membangun usaha sejak usia muda dianggap dapat menjadi bekal dalam mengelola pemerintahan desa, memanfaatkan anggaran secara efektif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  UIN Madura Terdepan dalam Tata Kelola Digital, Raih Peringkat I Implementasi CMS Terbaik

Di tengah dinamika politik desa, sebagian masyarakat berharap munculnya figur pemimpin yang tidak hanya memiliki kewibawaan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan desa. Gaya kepemimpinan Edi Kuswanto yang dikenal tegas namun tetap mengedepankan musyawarah dinilai mampu merangkul berbagai elemen masyarakat.

Sejumlah warga berharap apabila benar maju dalam Pilkades 2029, Edi Kuswanto dapat menghadirkan program-program konkret, seperti penguatan UMKM agar produk lokal memiliki pasar yang lebih luas, pemberdayaan pemuda melalui pelatihan keterampilan dan kewirausahaan, peningkatan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berpihak kepada masyarakat, serta pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal Desa Lembung Timur.

Baca Juga:  Janji Tak Sekadar Ucapan, Lita Machfud Arifin Bantu Nabil dengan Kursi Roda Elektrik dan Beasiswa

Munculnya nama Edi Kuswanto sejak dini juga dinilai memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal, menilai, serta mendiskusikan kapasitas para calon pemimpin desa. Dengan demikian, kontestasi Pilkades diharapkan tidak hanya mengedepankan popularitas, tetapi juga kualitas visi, program, dan kemampuan memimpin.

Sebagai media yang menjunjung tinggi prinsip keberimbangan dan profesionalisme, Timeskota.com akan terus mengikuti perkembangan dinamika Pilkades di Kabupaten Sumenep secara objektif. Redaksi juga membuka ruang yang sama bagi bakal calon lainnya maupun tokoh masyarakat yang ingin menyampaikan visi, misi, dan gagasannya kepada publik sesuai dengan kaidah jurnalistik dan Kode Etik Jurnalistik.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat
Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu
Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan
Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani
Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum
Bekali Generasi Muda, Polresta Sumenep Sosialisasikan Pemanfaatan AI di MAN Sumenep
RSUDMA Sumenep Perluas Layanan Urologi, Kini Bisa Diakses Peserta BPJS
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Digital melalui Sistem Rumah Sakit Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:33 WIB

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum

Berita Terbaru