Pemkab Sumenep Gaspol Stabilkan Harga lewat Pasar Murah EPIK Mobile Ramadan 1447 H

- Editorial Team

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, selaku TPID nampak bersemangat mengawasi jalannya pasar murah EPIK Mobile. ©timeskota.com

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, selaku TPID nampak bersemangat mengawasi jalannya pasar murah EPIK Mobile. ©timeskota.com

SUMENEP | timeskota.com – Menyongsong bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Sumenep tancap gas menjaga stabilitas harga bahan pokok dengan menggelar Pasar Murah Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota (EPIK) Mobile, Rabu (25/02). Langkah ini menjadi strategi konkret Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menekan gejolak harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Taman Potre Koneng (Taman Bunga), Kecamatan Kota Sumenep, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, sebagai upaya nyata menjaga daya beli warga menjelang hari besar keagamaan.

Pasar murah ini merupakan bagian dari ikhtiar TPID Kabupaten Sumenep dalam mengendalikan inflasi dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau selama Ramadan dan Idulfitri.

Baca Juga:  Gebrakan Pendidikan! Guru Ar-Rasyid Duko Tembus PPG Kemenag 2025

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih ramah di kantong.

“Pasar murah EPIK Mobile ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok selama Ramadan dan Idulfitri. Ini juga menjadi langkah konkret pengendalian inflasi daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum tanpa menggunakan sistem kupon.

“Kegiatan pasar murah ini diperuntukkan bagi masyarakat umum dan tidak menggunakan kupon. Masyarakat bisa langsung datang ke lokasi dan membeli kebutuhan pokok sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Baca Juga:  Must-See Travel Destinations for 2020

Dalam pasar murah tersebut, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar, di antaranya Minyakita Rp15.000 per liter, beras medium Rp11.000 per kilogram, beras premium Rp14.000 per kilogram, gula pasir Rp16.500 per kilogram, serta telur ayam Rp29.000 per kilogram.

Selain itu, tersedia pula daging ayam utuh Rp41.000 per kilogram, tahu bakso daging sapi Rp15.000 per 250 gram, cabai rawit Rp3.000 per pack, cabai merah besar Rp5.000 per pack, bawang merah dan bawang putih Rp8.000 per pack, aneka sayuran Rp5.000 per pack, hingga produk frozen food Rp50.000 per pack.

Baca Juga:  FKMS Potre Koneng UIN Malang Gelar Mubes 2026, Perkuat Konsolidasi dan Cetak Kepemimpinan Progresif

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 500/6811/021.1/2026 tanggal 24 Februari 2026 tentang Pelaksanaan Pasar Murah EPIK Mobile.

Dadang berharap, masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil, sekaligus berperan aktif menjaga inflasi daerah tetap terkendali selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan pasar murah ini sebaik-baiknya. Dengan belanja bijak, kita bersama-sama ikut menjaga stabilitas harga di daerah,” pungkasnya

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah
Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Kepala SMPN 4 Sumenep Apresiasi Eco Rangers atas Bantuan Tempat Sampah, Dorong Kepedulian Lingkungan Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Berita Terbaru