Pilkades Deli Serdang Disorot, Calon Mengaku Diminta Setor Rp2,5 Juta

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Delli Serdang — timeskota.com, Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, diduga diwarnai praktik pungutan uang terhadap para calon kepala desa.

Informasi ini disampaikan oleh salah satu calon kepala desa yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia mengungkapkan bahwa setiap calon diminta membayar sebesar Rp2,5 juta dengan alasan untuk biaya administrasi dan operasional panitia Pilkades.

“Setiap calon diminta Rp2,5 juta per orang. Katanya untuk keperluan panitia. Ini jelas memberatkan dan berpotensi menjadi preseden buruk bagi proses demokrasi di tingkat desa,” ujarnya, Sabtu (3/5/2026).

Baca Juga:  Warga Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polres Sumenep Lakukan Penanganan

Menurutnya, pungutan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Ia menilai, sesuai ketentuan yang berlaku, seluruh biaya penyelenggaraan Pilkades seharusnya dibiayai melalui APBDes atau APBD Kabupaten Deli Serdang, bukan dibebankan kepada para calon.

Praktik ini dikhawatirkan mencederai prinsip pelaksanaan Pilkades yang semestinya berlangsung secara demokratis, jujur, dan adil. Selain membebani calon, pungutan tersebut juga berpotensi memicu praktik politik uang serta menurunkan kualitas kepemimpinan di tingkat desa.

Baca Juga:  Dari Berbagai Penjuru Negeri, Alumni Annuqayah Hadiri Rapat Nasional I Majelis Salakan

Sejumlah warga Desa Patumbak Kampung mengaku resah dengan adanya dugaan pungutan tersebut. Mereka berharap aparat pengawas serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Deli Serdang segera turun tangan.

“Kami ingin Pilkades berjalan bersih. Kalau dari awal sudah ada pungutan, bagaimana nanti ketika sudah menjabat? Kami minta ini diawasi,” ujar seorang warga Dusun II yang juga meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga:  Merajut Kebersamaan dari Amerika, HBB Perluas Persaudaraan Batak ke Dunia

Hingga berita ini diturunkan, panitia Pilkades Desa Patumbak Kampung belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungutan Rp2,5 juta per calon tersebut. Upaya konfirmasi kepada ketua panitia masih terus dilakukan.

Masyarakat pun mendesak Bupati Deli Serdang, Inspektorat, serta aparat penegak hukum untuk segera mengusut dugaan pungutan liar ini. Transparansi dan penegakan aturan dinilai menjadi kunci agar Pilkades Patumbak Kampung tetap memiliki legitimasi di mata publik.(Ihb)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat
Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu
Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan
Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani
Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum
Bekali Generasi Muda, Polresta Sumenep Sosialisasikan Pemanfaatan AI di MAN Sumenep
RSUDMA Sumenep Perluas Layanan Urologi, Kini Bisa Diakses Peserta BPJS
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Digital melalui Sistem Rumah Sakit Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:33 WIB

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum

Berita Terbaru