Rakor PPM 2026 Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

- Editorial Team

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya |Timeskota.com, Pemerintah Kabupaten Sumenep semakin serius mempercepat pembangunan wilayah kepulauan melalui penguatan sinergi bersama SKK Migas dan Kangean Energy Indonesia. Upaya itu diwujudkan dalam Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Tahun 2026 untuk Kecamatan Raas dan Sapeken yang digelar di Surabaya, Rabu-Kamis (20-21/05/2026), sebagai langkah strategis menyelaraskan program pemerintah daerah dan perusahaan agar lebih tepat sasaran serta berdampak langsung bagi masyarakat kepulauan.

Kegiatan strategis tersebut dihadiri langsung Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati Imam Hasyim, jajaran SKK Migas, KEI, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, hingga Forkopimka Raas dan Sapeken.

Rakor tersebut menjadi langkah penting dalam menyelaraskan program pembangunan daerah dengan program perusahaan agar seluruh kegiatan yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat kepulauan.

Baca Juga:  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Layanan Berbasis Kompetensi dan Profesionalisme

Dalam forum itu diketahui, alokasi anggaran Program PPM Tahun 2026 untuk Kecamatan Raas mencapai Rp1,609 miliar, sedangkan Kecamatan Sapeken sebesar Rp1,604 miliar.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan pembangunan wilayah kepulauan menjadi prioritas pemerintah daerah karena memiliki tantangan geografis yang berbeda dibanding wilayah daratan.

“Kami ingin pembangunan di wilayah kepulauan berjalan lebih cepat, terarah dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu sinergi bersama SKK Migas dan KEI menjadi sangat penting,” kata Bupati, Kamis (21/05/2026).

Menurutnya, Program PPM harus menjadi instrumen nyata dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor strategis.

“Program yang disusun harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga infrastruktur penunjang. Yang terpenting, program itu berdampak langsung bagi warga,” ujarnya.

Baca Juga:  Gebrakan Pendidikan! Guru Ar-Rasyid Duko Tembus PPG Kemenag 2025

Sementara itu, Wakil Bupati Imam Hasyim mengatakan sinkronisasi program sangat diperlukan agar pembangunan berjalan efektif dan tidak terjadi tumpang tindih program antara pemerintah daerah dan perusahaan.

“Program ini merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, SKK Migas dan KEI untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan seperti Raas dan Sapeken,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pembangunan di wilayah kepulauan tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami ingin program yang dijalankan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan, pelatihan masyarakat, penguatan ekonomi warga hingga program beasiswa,” jelasnya.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan 2026, Kapolres Sumenep Tanam Jagung Bersama Bhayangkari

Lebih lanjut, ia juga menegaskan pentingnya penyusunan program berbasis kebutuhan masyarakat agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata.

“Usulan dari pemerintah desa dan masyarakat menjadi dasar utama dalam penyusunan program. Dengan begitu bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan warga dan manfaatnya bisa dirasakan langsung,” tegasnya.

Selain membahas sinkronisasi pembangunan, rakor tersebut juga menyoroti sejumlah sektor prioritas lainnya seperti penguatan ekonomi masyarakat, ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, pengembangan pesantren dan lembaga keagamaan, hingga percepatan kelistrikan di wilayah kepulauan.

Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis pembangunan di wilayah kepulauan akan semakin terintegrasi, merata, dan mampu mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat di Raas dan Sapeken.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan
Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot
Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah
Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron
Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Sataretanan Sumenep Berdaya Bangun Kebersamaan Lewat Silaturahmi dan Maulid Nabi Muhammad SAW
AWDI Sumenep Pertanyakan Urgensi Penerapan E-Voting di Pilkades 2027
Jembatan Jalan Raya Matanair Diperbaiki, Kendaraan Kesangkut di Jalur Matanair–Torbang

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala SMPN 4 Sumenep, Harapan Baru untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Perkara 1 Ekor Ayam, Dugaan Intervensi Oknum Kades dalam Penanganan Perkara di Polsek Ambunten Disorot

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Ironi Bantuan Air Sumenep: Daratan Disiram Bantuan, Kepulauan Sapeken Kekeringan Parah

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polresta Sumenep Tangkap Tersangka Penipuan Rp200 Juta yang Sempat Buron

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Tragis! Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Berita Terbaru