Kapolsek Na IX-X Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kondusivitas May Day 2026

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABURA|Timeskota.com – Menjelang Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Polsek Na IX-X bergerak cepat melakukan langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Na IX-X, AKP Gunawan Sinurat, S.H., M.H., bersama Kanit Reskrim IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung, S.H., M.H., M.M., menggelar kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dengan para Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Adat se-wilayah hukum Polsek Na IX-X, Senin (28/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Na IX-X ini merupakan bagian dari strategi cooling system untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas saat May Day, dengan target utama: Zero Anarkis dan Zero Konflik.

May Day sebagai Ruang Aspirasi, Bukan Ajang Anarkis

Dalam sambutannya, Kapolsek AKP Gunawan Sinurat menegaskan bahwa May Day merupakan momentum konstitusional bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi. Namun, ia mengingatkan agar kebebasan tersebut tetap berada dalam koridor hukum.

“Polri menghormati hak buruh untuk bersuara. Silakan menyampaikan aspirasi, namun harus tetap tertib, damai, dan bermartabat. Jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin memprovokasi,” tegasnya.

Ia juga menyebut peran penting para tokoh sebagai “4 Pilar Cooling System” di tingkat akar rumput, yakni Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Adat (Todat), dan Kepala Desa (Kades).

“Bapak-bapak adalah agen penyejuk di tengah masyarakat. Jika ada isu yang berpotensi memicu konflik, segera diredam melalui musyawarah,” tambahnya.

Pendekatan Preventif Diutamakan

Kanit Reskrim IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif dalam menjaga situasi keamanan.

Baca Juga:  Ketua KAKI Jatim: Road Barrier di Jalan Basuki Rahmat Mengakibatkan Laka Lantas, Dishub Kota Surabaya Dapat Kena Sanksi Pasal 275 Ayat (2)

“Penegakan hukum adalah langkah terakhir (ultimum remedium). Yang utama adalah pencegahan. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tindakan anarkis hanya akan merugikan para buruh sendiri.

“Menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang. Namun jika sudah mengarah pada tindakan melanggar hukum seperti perusakan atau kekerasan, maka itu menjadi ranah pidana,” jelasnya.

Komitmen Bersama Jaga Kondusivitas

Para tokoh yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polsek Na IX-X. Mereka siap menjadi garda terdepan dalam menjaga situasi tetap aman di wilayah masing-masing.

“Kami akan mengimbau masyarakat, khususnya para buruh, agar menyampaikan aspirasi secara damai. Jika ada potensi provokasi, akan kami redam sejak dini,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Strategi Pengamanan Menyeluruh

Kapolsek juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap perusahaan dan basis massa buruh di wilayah hukum Polsek Na IX-X. Selain itu, patroli dialogis terus ditingkatkan ke perusahaan, pabrik, dan pemuKapolsek Na IX-X Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kondusivitas May Day 2026

LABURA|– Menjelang Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Polsek Na IX-X bergerak cepat melakukan langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Na IX-X, AKP Gunawan Sinurat, S.H., M.H., bersama Kanit Reskrim IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung, S.H., M.H., M.M., menggelar kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dengan para Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Adat se-wilayah hukum Polsek Na IX-X, Senin (28/4/2026).

Baca Juga:  Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep, Nasionalisme Jadi Pesan Utama

Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Na IX-X ini merupakan bagian dari strategi cooling system untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas saat May Day, dengan target utama: Zero Anarkis dan Zero Konflik.

May Day sebagai Ruang Aspirasi, Bukan Ajang Anarkis

Dalam sambutannya, Kapolsek AKP Gunawan Sinurat menegaskan bahwa May Day merupakan momentum konstitusional bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi. Namun, ia mengingatkan agar kebebasan tersebut tetap berada dalam koridor hukum.

“Polri menghormati hak buruh untuk bersuara. Silakan menyampaikan aspirasi, namun harus tetap tertib, damai, dan bermartabat. Jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin memprovokasi,” tegasnya.

Ia juga menyebut peran penting para tokoh sebagai “4 Pilar Cooling System” di tingkat akar rumput, yakni Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Adat (Todat), dan Kepala Desa (Kades).

“Bapak-bapak adalah agen penyejuk di tengah masyarakat. Jika ada isu yang berpotensi memicu konflik, segera diredam melalui musyawarah,” tambahnya.

Pendekatan Preventif Diutamakan

Kanit Reskrim IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif dalam menjaga situasi keamanan.

“Penegakan hukum adalah langkah terakhir (ultimum remedium). Yang utama adalah pencegahan. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tindakan anarkis hanya akan merugikan para buruh sendiri.

“Menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang. Namun jika sudah mengarah pada tindakan melanggar hukum seperti perusakan atau kekerasan, maka itu menjadi ranah pidana,” jelasnya.

Komitmen Bersama Jaga Kondusivitas

Baca Juga:  Muhammad Iqbal Pakpahan Nahkodai Komite Nasional Pemuda Indonesia Labuhanbatu Periode 2026–2030

Para tokoh yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polsek Na IX-X. Mereka siap menjadi garda terdepan dalam menjaga situasi tetap aman di wilayah masing-masing.

“Kami akan mengimbau masyarakat, khususnya para buruh, agar menyampaikan aspirasi secara damai. Jika ada potensi provokasi, akan kami redam sejak dini,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Strategi Pengamanan Menyeluruh

Kapolsek juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap perusahaan dan basis massa buruh di wilayah hukum Polsek Na IX-X. Selain itu, patroli dialogis terus ditingkatkan ke perusahaan, pabrik, dan pemukiman buruh.

“Kami membuka ruang komunikasi antara serikat pekerja dan manajemen. Semua potensi kerawanan kami mitigasi sejak dini,” jelasnya.

Hingga H-3 peringatan May Day, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya indikasi pergerakan massa besar maupun potensi aksi anarkis.

“Ini adalah hasil kerja bersama. Dengan sinergi yang baik, kami optimis May Day di Na IX-X akan berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan kamtibmas,” tutup AKP Gunawan Sinurat. (Ihb)kiman buruh.

“Kami membuka ruang komunikasi antara serikat pekerja dan manajemen. Semua potensi kerawanan kami mitigasi sejak dini,” jelasnya.

Hingga H-3 peringatan May Day, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya indikasi pergerakan massa besar maupun potensi aksi anarkis.

“Ini adalah hasil kerja bersama. Dengan sinergi yang baik, kami optimis May Day di Na IX-X akan berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan kamtibmas,” tutup AKP Gunawan Sinurat. (Ihb)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBDes Desa Kombang Talango 2024–2025 Dipertanyakan, Diam Bukan Jawaban
Terparkir Berdebu, Mobil Dinas Berpelat Merah Jadi Sorotan Ketua AWDI Sumenep
Haswal Group Buka Pembelian Perdana Tembakau Sumenep, Harga Capai Rp70 Ribu
APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat
Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu
Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan
Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani
Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:13 WIB

APBDes Desa Kombang Talango 2024–2025 Dipertanyakan, Diam Bukan Jawaban

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Terparkir Berdebu, Mobil Dinas Berpelat Merah Jadi Sorotan Ketua AWDI Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Haswal Group Buka Pembelian Perdana Tembakau Sumenep, Harga Capai Rp70 Ribu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:33 WIB

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu

Berita Terbaru