SUMENEP | Timeskota.com – Masyarakat Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, akan menggelar Pengajian Umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis, 9 Juli 2026, bertempat di Ombul, Dusun Tarogan, Desa Lobuk.
Kegiatan keagamaan tersebut diperkirakan akan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah di Kabupaten Sumenep. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.
Pengajian umum kali ini akan diselenggarakan bersama Majelis Sholawat Nariyah yang berpusat di Ombul, Dusun Tarogan, Desa Lobuk. Suasana religius akan semakin semarak dengan penampilan Hadrah DNS Camplong, Kabupaten Sampang, yang akan mengiringi lantunan shalawat sepanjang rangkaian kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai penceramah utama, panitia menghadirkan KH. Tuhfatul Ghani Mufaddal dari Pondok Pesantren Riyadhul Jannah, Mojosari, Asembagus, Situbondo. Dalam tausiyahnya nanti, beliau dijadwalkan menyampaikan pesan-pesan tentang keteladanan Rasulullah SAW, pentingnya memperkuat keimanan, menjaga persatuan umat, serta mengamalkan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Desa Lobuk, Moh. Saleh, S.Pd.I., M.M., mengatakan bahwa Pemerintah Desa Lobuk menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari syiar Islam dan pembinaan spiritual masyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum yang sangat berharga untuk semakin memperkuat kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Lobuk maupun masyarakat dari luar desa untuk hadir bersama dalam pengajian umum ini. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan sesama umat Islam, serta menambah ilmu dan keimanan melalui tausiyah yang akan disampaikan. Semoga seluruh rangkaian acara diberikan kelancaran, keamanan, serta keberkahan oleh Allah SWT,” ujar Moh. Saleh.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh warga yang telah bergotong royong mempersiapkan acara tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan merupakan modal penting dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh semangat persaudaraan.
Pengajian umum ini diharapkan menjadi salah satu momentum untuk menghidupkan syiar Islam di Desa Lobuk sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, sehingga semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW dapat terus tumbuh dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis : Basori
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Timeskota.com










