Dapur MBG Pordepor Kembali Disorot, Dugaan Makanan Berulat Mencuat

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumeneptimeskota.com Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan setelah dugaan makanan tidak layak konsumsi ditemukan di salah satu  lembaga pendidikan di dusun leggung desa  Pordepor, Kecamatan Guluk-Guluk. Isu ini semakin ramai diperbincangkan setelah beredarnya video di grup WhatsApp (WAG) yang memperlihatkan kondisi makanan yang diduga tidak layak dikonsumsi.

Dalam video yang beredar, terlihat makanan yang dibagikan kepada siswa diduga terdapat ulat. Rekaman tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran serta reaksi dari masyarakat, khususnya wali siswa.

Dapur penyedia yang berada di desa pordepor kecamatan guluk-guluk di bawah naungan Yayasan Darul Arqom Batugerbuy kembali menjadi perhatian publik.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Sumenep Ringkus Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid di Paberasan

Informasi yang dihimpun menyebutkan, temuan tersebut memicu kekecewaan para wali siswa yang menilai kualitas makanan tidak sesuai dengan tujuan program pemenuhan gizi anak.

Seorang wali siswa yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dan khawatir terhadap kondisi tersebut.

“Kami sangat kecewa. Ini menyangkut kesehatan anak-anak. Seharusnya makanan yang diberikan benar-benar diperhatikan kebersihan dan kelayakannya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pihak pengelola dapur dan mitra pelaksana agar tidak hanya berorientasi pada kepentingan sendiri, tetapi juga memprioritaskan keselamatan siswa.

Baca Juga:  Perangi Narkoba, Polsek Na IX-X Tangkap Pelaku di Siang Hari

“Jangan hanya mementingkan diri sendiri. Fikirkan juga siswa,” tegasnya.

Sorotan terhadap dapur MBG di Desa Pordepor disebut bukan kali pertama terjadi. Sejumlah pihak menilai, berbagai temuan sebelumnya belum diikuti dengan langkah perbaikan yang signifikan.

Aktivis di Kecamatan Guluk-Guluk bahkan menduga adanya pembiaran terhadap persoalan yang berulang tersebut.

“Ini bukan kejadian pertama. Sudah beberapa kali disorot, tapi tidak ada perubahan berarti. Kami menduga ada pembiaran dari pihak-pihak terkait,” ungkapnya.

Masyarakat pun berharap adanya evaluasi menyeluruh serta tindakan tegas dari pihak berwenang agar kualitas makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar terjamin.

Baca Juga:  Rakor PPM 2026 Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Hingga berita ini diterbitkan, pihak dapur maupun mitra pelaksana MBG belum memberikan klarifikasi resmi kepada media timeskota.com terkait dugaan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait guna menjaga keberimbangan dan akurasi pemberitaan.

Upaya konfirmasi/klarifikasi juga telah dilakukan kepada Kepala Dapur MBG Desa Pordepor, Kiswatun.dan Mitranya Namun hingga saat ini yang bersangkutan belum memberikan tanggapan meski pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat
Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu
Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan
Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani
Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum
Bekali Generasi Muda, Polresta Sumenep Sosialisasikan Pemanfaatan AI di MAN Sumenep
RSUDMA Sumenep Perluas Layanan Urologi, Kini Bisa Diakses Peserta BPJS
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Digital melalui Sistem Rumah Sakit Online

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:33 WIB

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum

Berita Terbaru