Di Tengah Demo, Doa Kapolrestabes Medan Tuai Apresiasi dari Lamsiang Sitompul SH MH

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan —timeskota.com Ketua Umum DPP Horas Bangso Batak, Lamsiang Sitompul SH MH, menilai langkah Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. yang memimpin doa saat aksi demonstrasi Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (26/2/2026) lalu, merupakan langkah yang tepat untuk meredakan situasi yang sempat memanas.

Menurut Lamsiang, saat itu kondisi di lapangan sudah cukup tegang karena belum adanya titik temu antara massa pendemo dengan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas terkait tuntutan penolakan Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 500.7.1/1540 yang menjadi polemik.

Ia mengatakan, pada saat aksi berlangsung, para pendemo bersikeras meminta agar surat edaran tersebut segera dicabut, sementara pihak pemerintah kota dinilai masih mempertahankan kebijakan tersebut. Kondisi ini membuat suasana semakin panas dan berpotensi memicu hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Pendapatan Tembus 100 Persen, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tunjukkan Lompatan Kinerja 2025

“Situasi saat itu sudah sangat tegang. Massa meminta surat edaran segera dicabut, sementara pemerintah kota masih mempertahankan kebijakan itu. Dalam kondisi seperti itu tentu diperlukan langkah yang bisa menenangkan suasana,” ujar Lamsiang.

Ia menilai keputusan Kapolrestabes Medan untuk memimpin doa di tengah situasi tersebut justru menjadi langkah yang tepat. Menurutnya, pendekatan itu mampu menurunkan tensi emosi para pendemo sehingga suasana yang semula panas perlahan menjadi lebih kondusif.

“Dengan adanya doa yang dipimpin Kapolrestabes, suasana yang tadinya panas menjadi lebih sejuk. Pendemo yang tadinya sudah emosi menjadi lebih tenang. Secara psikologis juga, ketika suasana dibuat lebih khidmat, orang tentu akan berpikir dua kali untuk melakukan tindakan anarkis,” katanya.

Baca Juga:  Masuk Event Kalender Kabupaten Sumenep, Dandim 0827/Sumenep Resmi Buka Turnamen Bola Kasti Danrem Cup 2026 Piala Semadura

Lamsiang menegaskan bahwa langkah tersebut tidak perlu diperdebatkan secara berlebihan. Menurutnya, pendekatan yang humanis seperti itu justru sering dilakukan aparat kepolisian untuk menjaga situasi tetap kondusif saat menghadapi aksi demonstrasi.

Ia mencontohkan beberapa waktu lalu ketika aparat kepolisian menyambut pendemo BEM UI di Mabes Polri dengan pendekatan yang menyejukkan, seperti mengenakan kopiah, sorban, bahkan ada yang memakai hijab.

“Pendekatan seperti itu tujuannya jelas, yaitu menciptakan suasana yang lebih damai dan tidak memancing emosi massa. Jadi menurut saya apa yang dilakukan Kapolrestabes Medan sudah tepat,” jelasnya.

Di sisi lain, Lamsiang juga meminta Kapolda Sumatera Utara dan Kapolrestabes Medan untuk menindak tegas pihak-pihak yang diduga melakukan provokasi serta menyebarkan ujaran kebencian di media sosial terkait polemik tersebut.

Ia menilai belakangan ini banyak narasi provokatif yang beredar di media sosial, bahkan ada yang mengandung unsur SARA, ajakan konflik, hingga upaya menjelek-jelekkan agama tertentu.

Baca Juga:  Satpol PP Binjai Jadi Sorotan, Gurky Tuntut Keadilan

“Saya meminta Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan agar menindak tegas oknum-oknum yang melakukan provokasi, baik atas nama pribadi maupun organisasi. Di media sosial banyak sekali narasi yang memecah belah, bahkan ada yang mengajak perang dan menjelek-jelekkan agama tertentu,” tegasnya.

Menurutnya, narasi-narasi seperti itu sangat meresahkan masyarakat dan berpotensi memperkeruh keadaan jika tidak segera ditindak.

“Jangan sampai ada sekelompok orang yang terus membuat narasi provokatif dan menggiring isu ke mana-mana. Kalau dibiarkan, ini bisa memicu gejolak yang lebih besar di tengah masyarakat. Karena itu saya berharap aparat kepolisian bertindak tegas terhadap para provokator agar situasi tetap kondusif,” pungkasnya.(IHB)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemuda Desa Sendir Turun Tangan, Sejumlah Persoalan Desa Dibongkar di Kecamatan
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Bawa Sejumlah Persoalan ke Meja Camat Lenteng
Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo Agung
Wali Siswa Tanggapi Penjelasan SPPG Pordepor, Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Menu MBG
Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG Pordepor Disorot, Kepala Dapur dan Mitra Diminta Terbuka
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Assadad Ambunten, Sinergi Polri dan Ulama Diperkuat
Kapolresta Sumenep Turun Langsung ke Rubaru, Serap Aspirasi 11 Kades dan Tokoh Masyarakat
Jelang Pelantikan, DPW AWDI DKI Jakarta Perkuat Konsolidasi dan Tegaskan Independensi Pers

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:56 WIB

Pemuda Desa Sendir Turun Tangan, Sejumlah Persoalan Desa Dibongkar di Kecamatan

Jumat, 4 September 2026 - 10:50 WIB

Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Bawa Sejumlah Persoalan ke Meja Camat Lenteng

Jumat, 4 September 2026 - 09:04 WIB

Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo Agung

Selasa, 1 September 2026 - 20:40 WIB

Wali Siswa Tanggapi Penjelasan SPPG Pordepor, Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Menu MBG

Selasa, 1 September 2026 - 10:17 WIB

Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG Pordepor Disorot, Kepala Dapur dan Mitra Diminta Terbuka

Berita Terbaru