Distribusi Pupuk ke Kepulauan Jadi Sorotan, DPRD Minta Pemerintah Bertindak Cepat

- Editorial Team

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP | timeskota.com – Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Sapeken, Syamsul Bahri, meminta pemerintah daerah bersama distributor pupuk bersubsidi segera mempercepat dan memperbaiki sistem distribusi pupuk ke wilayah kepulauan. Menurutnya, ketersediaan pupuk yang tepat waktu menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di kawasan kepulauan yang selama ini masih menghadapi berbagai kendala distribusi.

Syamsul Bahri mengatakan, pihaknya menerima banyak laporan dari petani di sejumlah pulau kecil yang mengeluhkan keterlambatan distribusi pupuk bersubsidi. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap produktivitas tanaman, terutama padi dan jagung, karena pupuk sering tiba setelah musim tanam berlangsung.

Baca Juga:  FWB Sumut Minta DPMD dan Kecamatan Tinjau Ulang Seleksi PPPSD Pematang Johar

“Kami mendapat laporan pupuk sering datang terlambat. Kapal angkut terbatas, cuaca buruk selalu menjadi alasan. Tapi petani tidak bisa menunggu. Kalau terlambat, musim tanam lewat dan akhirnya berpotensi gagal panen,” ujar Syamsul Bahri, Minggu (12/7/2026).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia mendorong tiga langkah utama yang harus segera dilakukan. Pertama, mempercepat jalur distribusi dengan menambah armada kapal khusus pengangkut pupuk ke pulau-pulau, terutama menjelang musim tanam. Kedua, memperbarui data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) secara berkala agar pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang aktif dan mencegah terjadinya penyelewengan. Ketiga, menyiapkan gudang atau stok penyangga di wilayah kepulauan sehingga kebutuhan pupuk tetap tersedia saat cuaca buruk atau gelombang tinggi menghambat pengiriman.

Baca Juga:  RSUD Sumenep Perkuat Kolaborasi Nasional, Dorong Pelayanan JKN Lebih Cepat dan Humanis

Sebagai tindak lanjut, DPRD Kabupaten Sumenep berencana memanggil Dinas Pertanian, pihak distributor, serta perwakilan kelompok tani untuk menyusun skema distribusi pupuk khusus wilayah kepulauan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjamin kelancaran distribusi pada musim tanam 2026/2027.

“Petani pulau punya peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Jangan sampai mereka kalah sebelum mulai menanam hanya karena pupuk datang terlambat,” tegasnya.

Kepedulian Syamsul Bahri terhadap persoalan yang dihadapi petani kepulauan mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang petani asal Desa Saebus, Kecamatan Sapeken, Herlianto, berharap perhatian tersebut dapat segera diwujudkan dalam bentuk kebijakan nyata.

Baca Juga:  Malam Penuh Haru, Wisuda XXIV Madrasah Tarbiyatul Athfal Tanodung Laok Antar Generasi Menuju Masa Depan Gemilang

“Kami memang sangat berharap agar kebutuhan pupuk bisa terpenuhi,” ujarnya.

Herlianto menjelaskan, jatah pupuk bersubsidi yang diterima saat ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan tanaman jagung dan padi dalam satu musim tanam.

“Padahal sebenarnya potensi pertanian di Sapeken sangat besar. Selain padi dan jagung, kami juga ingin mengembangkan cabai, tomat, hingga semangka. Namun karena pupuk yang bisa kami tebus sangat terbatas, potensi itu belum bisa berkembang secara maksimal,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemuda Desa Sendir Turun Tangan, Sejumlah Persoalan Desa Dibongkar di Kecamatan
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Bawa Sejumlah Persoalan ke Meja Camat Lenteng
Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo Agung
Wali Siswa Tanggapi Penjelasan SPPG Pordepor, Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Menu MBG
Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG Pordepor Disorot, Kepala Dapur dan Mitra Diminta Terbuka
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Assadad Ambunten, Sinergi Polri dan Ulama Diperkuat
Kapolresta Sumenep Turun Langsung ke Rubaru, Serap Aspirasi 11 Kades dan Tokoh Masyarakat
Jelang Pelantikan, DPW AWDI DKI Jakarta Perkuat Konsolidasi dan Tegaskan Independensi Pers

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:56 WIB

Pemuda Desa Sendir Turun Tangan, Sejumlah Persoalan Desa Dibongkar di Kecamatan

Jumat, 4 September 2026 - 10:50 WIB

Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Bawa Sejumlah Persoalan ke Meja Camat Lenteng

Jumat, 4 September 2026 - 09:04 WIB

Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo Agung

Selasa, 1 September 2026 - 20:40 WIB

Wali Siswa Tanggapi Penjelasan SPPG Pordepor, Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Menu MBG

Selasa, 1 September 2026 - 10:17 WIB

Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG Pordepor Disorot, Kepala Dapur dan Mitra Diminta Terbuka

Berita Terbaru