Menu

Mode Gelap

Nasional · 31 Mar 2026 WIB ·

DPRD Minta Pemkab Sumenep Tindaklanjuti Aspirasi dalam Musrenbang RKPD 2027


 Wakil Ketua DPRD Sumenep, H. Dul Siam. ©timeskota.com/ist Perbesar

Wakil Ketua DPRD Sumenep, H. Dul Siam. ©timeskota.com/ist

Sumenep, TimesKota.com – Wakil Ketua DPRD Sumenep, H. Dul Siam, menegaskan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memberikan perhatian serius terhadap aspirasi masyarakat yang dituangkan dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

Hal itu disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, pada Senin (30/03).

“Kami mendorong Musrenbang ini menjadi wadah musyawarah untuk membahas pembangunan dan permasalahan masyarakat, baik di wilayah kepulauan maupun daratan,” ujar Dul Siam.

Menurutnya, pokir DPRD merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui reses, dengar pendapat, serta pertemuan dengan tokoh dan warga.

Karena itu, ia meminta agar hasil serap aspirasi (reses) tidak hanya dianggap formalitas, melainkan benar-benar direspons oleh Pemkab Sumenep.

“Layak atau tidaknya usulan masyarakat tentu bergantung pada proses verifikasi. Namun, reses adalah amanat konstitusi yang wajib diperhatikan,” tegasnya.

Musrenbang RKPD 2027 sendiri digelar untuk menyepakati lima hal penting, diantaranya:

  1. Permasalahan pembangunan daerah,
  2. Prioritas pembangunan daerah,
  3. Program kegiatan, pagu indikatif, target kinerja, dan lokasi,
  4. Penyelarasan program daerah dengan prioritas pembangunan provinsi,
  5. Klarifikasi kewenangan antara program daerah dan usulan desa melalui Musrenbang kecamatan

Politisi PKB itu menambahkan, tingkat partisipasi masyarakat dalam reses akan berimplikasi langsung pada kualitas dan kuantitas penyusunan pokir DPRD.

Oleh karena itu, pihaknya juga memperhatikan relevansi usulan dengan prioritas pembangunan daerah serta kemampuan anggaran.

“Fakta di lapangan, banyak usulan masyarakat khususnya di desa yang tidak masuk RKPD karena keterbatasan anggaran. Kami berharap Musrenbang kali ini memberi nuansa berbeda dengan mengakomodasi kepentingan dari setiap lapisan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan. Sumenep memiliki 126 pulau, namun sebagian masih tertinggal dalam pembangunan.

“Pulau adalah bagian dari Kabupaten Sumenep yang wajib mendapatkan perhatian. Jangan sampai ada kesenjangan yang terus berlanjut,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menegaskan tidak akan meninggalkan kepulauan dan tetap akan memperhatikan secara setara tanpa mendiskriminasi.

Kendati demikian, usulan-usulan DPRD Sumenep yang mencapai 208 usulan itu akan dilakukan verifikasi sesuai dengan prioritas pembangunan dan kemampuan anggaran daerah, mengingat saat ini ada pemangkasan anggaran yang mencapai hingga 50% dari pemerintah pusat.

“Setelah ada pemangkasan anggaran, setiap RKPD ada prioritas dan kami akan lakukan sesuai prioritas terlebih dahulu,” tuturnya. @Aba

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dorong Peningkatan Kontribusi PAD, Komisi II DPRD Sumenep Evaluasi Kinerja BUMD

11 Maret 2026 - 15:16 WIB

Dorong Peningkatan Kontribusi PAD, Komisi II DPRD Sumenep Evaluasi Kinerja BUMD

Ketua DPRD Sumenep: Agenda 2026 Harus Tepat Waktu dan Berpihak ke Rakyat

26 Februari 2026 - 14:38 WIB

Bang JM Buka Komal Live TikTok, Room Pecah! Kacong Madura Hadir Bikin Makin Ramai

16 Februari 2026 - 21:50 WIB

Bang JM Buka Komal Live TikTok, Room Pecah! Kacong Madura Hadir Bikin Makin Ramai

14 Februari 2026 - 21:40 WIB

Puskesmas Guluk-Guluk Perkuat Ketahanan Mental Remaja, Sinergikan Program P3LP dan Pencegahan NAPZA di Sekolah

12 Februari 2026 - 21:19 WIB

RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep Tegaskan Komitmen Inklusif, Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Difabel

9 Februari 2026 - 13:33 WIB

Trending di Berita