Isu Peredaran Sabu di NA IX-X Dibantah, Polisi Tegaskan Wilayah Aman

- Redaksi

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu Utara —Timeskota.com  Tuduhan terhadap Fedol sebagai otak peredaran sabu di Kecamatan NA IX-X dibantah tegas. Ia menyatakan tidak pernah terlibat dalam aktivitas ilegal apa pun.

“Saya tidak tahu apa-apa tentang tuduhan itu. Saya tidak pernah terlibat dalam peredaran sabu atau aktivitas haram lainnya,” ujar Fedol pada Minggu (5/4/2026).

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kanit Reskrim Polsek NA IX-X, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung, menegaskan bahwa hasil pengecekan di lapangan tidak menemukan bukti yang mendukung tuduhan tersebut.

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Turun Langsung Cek Minyakita, Pastikan Distribusi Lancar dan Harga Terkendali

“Kami sudah melakukan pengecekan dan tidak menemukan adanya aktivitas haram di wilayah tersebut. Wawancara dengan warga juga tidak menunjukkan adanya laporan aktivitas mencurigakan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyelidikan telah dilakukan secara intensif dan hingga saat ini tidak ditemukan indikasi peredaran sabu di wilayah Kecamatan NA IX-X. Meski demikian, pengawasan akan terus dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  MBG: Antara Harapan Rakyat dan Tantangan Tata Kelola

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dusun setempat, Mahmud, yang turut membantah adanya aktivitas ilegal di wilayahnya.

“Tidak ada aktivitas haram di sini. Kami juga tidak tahu dari mana tuduhan itu berasal,” katanya.

Di sisi lain, Kapolsek NA IX-X, AKP Yustina, menegaskan bahwa pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Baca Juga:  Polres Sumenep Bongkar Peredaran Sabu di Desa Gapurana

“Kami akan terus mendalami kasus ini, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan bukti untuk memastikan apakah ada keterlibatan pihak tertentu,” ujarnya.

Warga Kecamatan NA IX-X pun berharap agar proses ini berjalan secara transparan dan objektif, sehingga kebenaran dapat terungkap dan rasa aman di tengah masyarakat tetap terjaga.(IHB)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat
Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu
Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan
Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani
Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum
Bekali Generasi Muda, Polresta Sumenep Sosialisasikan Pemanfaatan AI di MAN Sumenep
RSUDMA Sumenep Perluas Layanan Urologi, Kini Bisa Diakses Peserta BPJS
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Digital melalui Sistem Rumah Sakit Online
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:33 WIB

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum

Berita Terbaru