Suara Masyarakat Jadi Angin Lalu, Ketua MDS Rijalul Ansor Medan Soroti Sikap Bungkam 9 Anggota DPRD Dapil II

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kota Medan menyampaikan kritik terhadap para wakil rakyat di DPRD Kota Medan,
Dan pemuda saat tawuran

Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kota Medan menyampaikan kritik terhadap para wakil rakyat di DPRD Kota Medan, Dan pemuda saat tawuran

MEDAN| timeskota.com Kekhawatiran masyarakat terhadap meningkatnya aksi tawuran dan kejahatan jalanan di wilayah Medan Utara kembali menjadi sorotan. Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kota Medan menyampaikan kritik terhadap para wakil rakyat di DPRD Kota Medan, khususnya sembilan anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi kawasan tersebut.

Menurutnya, masyarakat berharap para legislator tidak hanya hadir saat momentum politik, tetapi juga aktif menyuarakan keresahan warga yang belakangan ini semakin sering dihadapkan pada persoalan keamanan lingkungan.

Baca Juga:  Ansor Sumenep Tolak Impor Tanpa Sertifikat Halal, Ancam Boikot Produk AS

“Di Dapil II ini ada sembilan anggota dewan yang dipercaya masyarakat. Harapannya tentu mereka bisa menjadi penyambung suara warga, terutama saat masyarakat menghadapi persoalan serius seperti tawuran dan begal yang meresahkan,” ujar Ketua MDS Rijalul Ansor dalam keterangannya kepada media, Sabtu (7/3/2026).

Ia menilai, hingga saat ini masyarakat masih menunggu langkah konkret dari para wakil rakyat untuk mendorong solusi yang lebih nyata, baik melalui fungsi pengawasan, penganggaran, maupun koordinasi dengan pihak eksekutif dan aparat keamanan.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Ingin Promosikan Babi Panggang Karo ke Korea Selatan

Namun demikian, ia juga menegaskan bahwa penanganan persoalan keamanan bukan semata tanggung jawab satu pihak. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta wakil rakyat dinilai sangat diperlukan agar persoalan tawuran dan kejahatan jalanan dapat ditangani secara komprehensif.

“Kritik ini bukan untuk menyalahkan semata, tetapi sebagai pengingat bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada para wakilnya. Mereka ingin didengar dan ingin melihat upaya nyata untuk menciptakan rasa aman,” katanya.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Jalan Raya Gapura Sumenep, Mahasiswa Tewas di TKP

Ia berharap para anggota DPRD dari Dapil II dapat lebih aktif turun ke tengah masyarakat, mendengar langsung keluhan warga, sekaligus mendorong kebijakan yang mampu memperkuat keamanan lingkungan di Medan Utara.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah kehadiran dan kepedulian. Ketika wakil rakyat hadir, mendengar, dan memperjuangkan aspirasi warga, di situlah kepercayaan publik bisa terjaga,” tutupnya.(IHB)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel timeskota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat
Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu
Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan
Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani
Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum
Bekali Generasi Muda, Polresta Sumenep Sosialisasikan Pemanfaatan AI di MAN Sumenep
RSUDMA Sumenep Perluas Layanan Urologi, Kini Bisa Diakses Peserta BPJS
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Transformasi Digital melalui Sistem Rumah Sakit Online
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:33 WIB

APBDes Kombang Disorot, Dugaan Tumpang Tindih Anggaran hingga Kegiatan Fiktif Mencuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair Disorot, Ketua AWDI Sumenep Warning CV Gudang Satu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Uang Rakyat Rp2,57 Miliar, Jalan Batuan–Matanair Baru Dibangun Sudah Retak: Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Yusuf Nahkodai Gapoktan Paseyan Periode 2026–2031, Bawa Semangat Baru untuk Petani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Pasar Tembakau Sumenep Kian Terbuka, Prancak 95 Mulai Dipasok ke Mitra PT Djarum

Berita Terbaru