Sejarah berkali-kali mengajarkan bahwa kerajaan tidak runtuh karena musuh yang kuat. Sering kali kerajaan runtuh karena para penjaga gerbang yang terlalu sibuk menyenangkan rajanya.
Di tengah badai MBG, muncul sosok baru. Nanik S. Deyang, Ketua Badan Gizi Nasional yang kini menjadi wajah baru penyelamatan MBG.
Beliau tampil di berbagai forum, podcast, dan stasiun televisi. Penuh keyakinan. Penuh optimisme. Sesekali dengan mata yang berkaca-kaca.
Bahkan tak jarang dengan air mata yang mengalir. Dan seperti biasa, air mata selalu memiliki kekuatan besar di negeri ini.
Air mata bisa mengundang simpati. Air mata bisa menghapus kemarahan. Air mata bisa membuat publik berhenti bertanya.
Tetapi dalam urusan uang rakyat, air mata tidak boleh menjadi pengganti transparansi.
Publik tetap berhak bertanya.
Apakah Nanik benar-benar tidak mengetahui apa yang terjadi sebelumnya?
Apakah semua persoalan ini benar-benar muncul tanpa jejak yang bisa dibaca sejak awal?
Apakah beliau hadir sebagai pembenah sistem?
Ataukah sekadar petugas pemadam kebakaran yang datang ketika rumah BGN sudah telanjur hangus?
Halaman : 1 2 3 4 5 6 Selanjutnya









